SULTRALINE.ID, KENDARI – Badan Narkotika Nasional Kota Kendari merilis Sepanjang 2017 data pencandu dan penyalahgunaan yang berhasil direhabilitasi di klinik pratama di Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Kendari mencapai 143 pengguna.
Itu diungkapkan Kepala BNNK Kendari Murniaty saat merilis di aula BNNK Kendari, pada Rabu 13 desember 2017. Dari data tersebut jauh meningkat dar 2016 lalu yang hanya mencapai 138 pengguna
“Pelajar itu yang kita rehap ada 84 pengguna, Wiraswata 22 pengguna, ibu rumah tangga 8 pengguna, mahasiswa 5 pengguna, honorer 1 pengguna, Pegawai Negeri Sipil (PNS) 5 pengguna, Swasta 10 pengguna dan tidak bekerja ada 8 pengguna. Sehingga totalnya 143 pengguna,” jelasnya, Rabu (13/12/2017)
Dari data tersebut, Lanjut Murniaty, ada yang dirawat inap dan rawat jalan. “Yang Kami rawat jaln itu sebanyak 134 pengguna dan rawat inap itu sebanyak 9 orang. Untuk pencandu rawat jalan kami rehab di klinik pratama BNNK Kendari dengan mencek up dalam waktu delapan minggu. Sedangkan pencandu aktif karena susah ditangani rawat jalan, kami rujuk di panti rehabilitasi milik BNN yang ada di Makassar, Kalimantan, Bogor dan Sumatera paling lama tiga bulan” terangnya
Atas peningkatan tersebut BNN Kota Kendari berharap pentingnya kesadaran dari masyarakat dan keluarga untuk segera dilakukan rehabilitasi.
“Peran media sangat penting untuk memberikan informasi dan edukasi akan bahaya penyalahgunaan Narkoba, serta seluruh lapisan masyarakatmari kita secara bersama-sama memerangi akan bahaya narkoba bagi generasi bangsa,” pungkasnya
Laporan : Irdwan Jeko

































