• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home INFO KOTA

Satu Sampah, Satu Bencana: Kisah Haru Perjuangan Anwar ‘Kantong Merah’ Menjaga Wajah Kota Kendari.

Inspirasi yang penuh dedikasi.

by SULTRALINE.ID
4 Juni 2026
in INFO KOTA, ISSUE, KESEHATAN, NEWS, OPINI, SOSIAL
0
Satu Sampah, Satu Bencana: Kisah Haru Perjuangan Anwar ‘Kantong Merah’ Menjaga Wajah Kota Kendari.
623
SHARES
959
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

SULTRALINE.ID – KENDARI

Di tengah hiruk-pikuk Kota Kendari, ketika mayoritas orang berjalan sambil menunduk menatap layar ponsel, ada satu sosok yang melangkah dengan pandangan berbeda. Matanya jeli menyisir setiap sudut jalan, mencari sesuatu yang kerap dihindari orang lain.

Dok; photo resmi akun tiktok ” kantong merah “

Dia adalah Anwar (35), pria di balik akun TikTok “Kantong Merah” yang belakangan ini mencuri perhatian netizen. Aksi nyata yang dilakukannya pada Minggu (31/05/2026) kembali menjadi tamparan halus sekaligus inspirasi besar bagi warga Kota Lulo.

Klik di bawa ini geratis 👇

@kantongmerah98

Saat ini, pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan besar di berbagai kelurahan di Kendari. Minimnya kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah membuat limbah anorganik menumpuk tak keruan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun, alih-alih ikut mengeluh, Anwar memilih turun ke jalan.

“Melintas Sambil Memungut”

Setiap hari, tanpa lelah, Anwar melakukan operasi pungut sampah di jalan-jalan umum Kota Kendari. Konsepnya sederhana namun konsisten: melintas sambil memungut. Begitu melihat plastik, botol bekas, atau kemasan makanan yang berserakan, tangannya langsung bergerak sigap.

Aksi ini ia dedikasikan untuk mendukung penuh program pemerintah: Kendari Tanpa Sampah, Kendari Tanpa Banjir.

“Satu sampah yang terbuang sembarangan, adalah awal dari satu bencana,” ucap Anwar lirih saat ditemui di kediamannya.

Kalimat sederhana itu lahir dari keresahan mendalam seorang warga negara yang mencintai daerahnya. Bagi Anwar, menjaga lingkungan bukan tugas dinas kebersihan saja, melainkan utang moral setiap manusia yang berpijak di atas bumi.

Filosofi “Kantong Merah” yang Menggetarkan Hati

Banyak netizen di kolom komentar akun TikTok-nya penasaran, mengapa ia memilih nama “Kantong Merah”. Saat ditanya langsung, Anwar memberikan jawaban filosofis yang sangat menyentuh hati:

“Kantong plastik merah itu jarang dipuji saat bersih, bahkan sering dicampakkan saat kosong. Namun, ia adalah hal pertama yang panik dicari orang ketika mereka punya kotoran yang harus dibawa. Kadang, menjadi berguna jauh lebih penting daripada sekadar menjadi pajangan yang indah.”

Filosofi hidup ini ia buktikan lewat tindakan. Anwar memilih menjadi seperti kantong merah itu—tidak butuh pujian, tidak butuh terlihat mewah, namun hadir dan menjadi solusi nyata saat lingkungan sedang “kotor”.

Mengetuk Pintu Hati Kolektif

Aksi konsisten Anwar ini memicu gelombang dukungan moral yang luar biasa dari warganet. Kolom komentarnya dipenuhi rasa hormat dan haru. Banyak yang merasa malu sekaligus termotivasi melihat keikhlasan pria 35 tahun ini.

Di akhir bincang-bincang, Anwar menitipkan sebuah harapan besar yang ia gantungkan kepada seluruh masyarakat. Ia sadar, dua tangan miliknya tidak akan pernah cukup untuk membersihkan seluruh kota jika ego masyarakat masih tinggi.

“Kepedulian terhadap lingkungan haruslah menjadi kegiatan kolektif yang tumbuh dari seluruh komponen warga di daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya penuh harap.

Melalui Kantong Merah, Anwar telah mengajarkan kita satu hal: Untuk menjadi pahlawan bagi bumi, kita tidak perlu jubah—kita hanya perlu sedikit rasa peduli dan sebuah kantong plastik untuk memulainya.Di balik gerakan inspiratif akun TikTok “Kantong Merah” yang viral menyisir sampah di jalanan Kota Kendari, ternyata ada kisah perjuangan hidup seorang ayah yang luar biasa.

Sosok itu adalah Anwar (35), warga yang berdomisili di Jalan Sao-Sao, Lorong Patoro 1, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Di kehidupan sehari-hari, Anwar adalah seorang kepala keluarga, ayah tangguh dari dua orang anak yang masih kecil. Demi menghidupi keluarganya, ia melakoni hidup sebagai wiraswasta sekaligus buruh pengantar orderan.

Setiap hari, di sela-sela peluh mencari nafkah dan memacu sepeda motornya demi mengantarkan pesanan pelanggan, Anwar selalu meluangkan waktu melakukan aksi mulia: melintas sambil memungut sampah di jalanan umum Kendari.

Memulung Sampah di Sela Mengantar Orderan

Bagi Anwar, kesibukan mencari sesuap nasi untuk kedua buah hatinya tidak menjadi alasan untuk bersikap masa bodoh terhadap lingkungan. Sambil mengantar orderan, matanya tetap jeli melihat plastik atau botol bekas yang berserakan. Ia berhenti, memungutnya, dan memasukkannya ke kantong merah yang selalu siap menampung sisa ego manusia.

Semua itu ia lakukan demi mendukung program pemerintah: Kendari Tanpa Sampah, Kendari Tanpa Banjir.

“Satu sampah yang terbuang sembarangan, adalah awal dari satu bencana,” ujar Anwar lirih saat ditemui di rumahnya di Lorong Patoro 1.

Filosofi Ayah untuk Masa Depan Anaknya

Sebagai buruh pengantar orderan, Anwar tahu betul rasanya tidak dihargai, sama seperti filosofi “Kantong Merah” yang ia pegang teguh:

“Kantong plastik merah jarang dipuji saat bersih, bahkan sering dicampakkan saat kosong. Namun, ia adalah hal pertama yang panik dicari orang ketika mereka punya kotoran yang harus dibawa. Kadang, menjadi berguna jauh lebih penting daripada sekadar menjadi pajangan yang indah.”

Lewat filosofi ini, Anwar tidak hanya ingin membersihkan jalanan Kendari, tetapi juga sedang menanamkan warisan terbaik untuk kedua anaknya. Ia ingin anak-anaknya tumbuh melihat bahwa sang ayah bukan sekadar buruh, melainkan sosok yang melangkah dengan martabat dan kegunaan nyata bagi bumi.

Liputan: Hamid

Editor: Rosmiaty

SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post
Forum Ekonomi Regional Jawa 2026 Dorong Sinergi Wajib Halal Nasional

Forum Ekonomi Regional Jawa 2026 Dorong Sinergi Wajib Halal Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3586 shares
    Share 1434 Tweet 897
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In