SULTRALINE.ID,KONKEP. Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara masih tergolong lama, namun nama sejumlah bakal calon gubernur mulai bermunculan,Salah satunya H.Ali Mazi Mantan Gubernur Periode 2003-2008 ,yang pernah menorehkan buah tangan bagi masyarakat Sulawesi tenggara,Beberapa karya nyata yang sudah di nikmati oleh masyarakata dalam dan luar Sulawesi tenggara antara lain Rumah sakit Provinsi, bandara dan monument Tugu Persatuan .
Perhelatan Pemilihan Gubernur tahun 2018 tidak terlepas dari dukungan partai pengusung ,Partai Nasdem salah satunya yang mengeluarkan dukungannya pada H.Ali Mazi yang berpasangan dengan bapak H.Lukman Abunawas.
Sementara itu di temui Ketua DPD Partai NASDEM Konawe Kepulauan Andi Muhamad Lutfi menjelaskan bahwa partai NASDEM bersama Kadernya di kabupaten ini akan bekerja untuk memenangkan bapak H.Ali Mazi dan Bapak H.Lukman Abunawas
“Kami Menunggu Arahan Kerja dari Ketua DPW Partai NASDEM , Sambil Menunggu Arahan Kami juga Aktif mensosialisasikan Profil Kandidat kami
“Alhamdulillah Kami tidak mengalami kesulitan sebab bapak H.Ali Mazi dan Bapak H.Lukman Bukan Orang baru bagi masyarakat Konawe Kepulauan, Kedua Figur tersebut sangat dikenal akan Prestasi Mereka Berdua,Masyarakat Konawe Kepulauan sudah sangat mengenal sosok pemimpin yang pantas memimpin Sulawesi tenggara dan sosok yang saya maksud adalah calon yang di usung Oleh Partai NASDEM” Ungkap Lutfi ( Senin /9/10/2017 )
sementara itu salah seorang Nelayan yang di temui oleh sultraline.id Jumardin ( 48 ) menjelaskan sosok Gubernur Mendatang bagi kami warga Konawe Kepulauan adalah figure yang benar benar milik Orang Sultra,agar kedepan kami masyarakat tidak lagi di sugukan janji janji manis tapi benar benar pemimpin yang berpihak pada masyarakat Sulawesi tenggara.
Sosok Bapak H.ali Mazi dan Bapak H.Lukman Abunawas adalah pemimpin yang sudah terbukti karya nya yang luar biasa, kami rindu bapak H.Ali Mazi untuk memimpin kembali Sulawesi Tenggara ,kami menyakini hanya bapak Ali Mazi yang mampu memperbaiki daerah ini, Kami merindukan Program bagi Nelayan seperti waktu dulu, beliau kami kenal karena karyanya yang nyata, Pungkasnya”.
Laporan : Jovi Al kadri



































