SULTRALINE.ID, KENDARI – Pelaksanaa Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Saleh Lasata menyebut banyak komoditas unggulan asal Sultra yang diberi label daerah lain. Hal ini terjadi, karna komoditas tersebut dibeli dari Sultra dalam bentuk bahan mentah.
Pernyataan ini diungkapkan Saleh Lasata saat membuka peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) tahun 2017 tingkat Sultra, di GOR Sao-sao, Kota Kendari, Rabu (24/10/2017).
Dalam sambutannya, Saleh mengungkapkan, dengan semangat Harkitnas kemajuan teknologi harusnya dapat digenjot untuk dapat meningkatkan ekonomi di daerah daerah.
“Beberapakali saya mengunjungi kota besar dan menemukan beberapa komoditas Sultra yang dilabel nama daerah lain, misalnya saya menemukan komoditas Mete asal Muna yang diberi label Jawa Timur, begitu juga Terasi yang dari Tinanggea, itu dijual dengan label daerah lain,” kata Saleh Lasata.
Olehnya itu ia berharap, generasi muda dapat menciptakan teknologi tepat guna untuk mendukung ekonomi di daerah khususnya pemanfaatan komoditas unggulan di Sultra.
“Saya kira tidak sulit membuat kemasan yang bagus untuk Mete, juga Terasi yang selama ini hanya dijual dengan potongan besar, akan lebih baik jika diberi kemasan,” ujarnya.
Ia juga mengukapkan, dalam mengembangkan teknologi tepat guna ini bukan hanya tanggung jawab Universitas yang ada di Sultra, tapi juga seluruh elemen masyarakat termasuk Pemerintah.
“Pergurua tinggi memberikan ilmunya, sapa yang fasilitasi yaitu Pemerintah dan didukung media untuk sosialisasi serta peara pengusaha untuk pemanfaatannya di masyarakat. Jadi mari bersama agar teknologi tepat guna ini bisa dikembangkan di Sultra,” pungkasnya.
Laporan: Yayanti, Muhammad Indra Ganu Halim
Editor: Taufik Quraiz Rahman

































