SULTRALINE.ID, KENDARI – Terkait adanya isu bayi yang tertukar di rumah sakit umum daerah (RSUD) kota Kendari. Dengan cepat dibantah Direktur RSUD Kota Kendari dr. Asridah Mukaddim.
menurutnya isu itu tidak benar bahwa ada bayi yang tertukar. Namun pihaknya mengakui adanya kelalaian administrasi oleh salah seorang perawat, sehingga mengakibatkan kesalahan penulisan jenis kelamin yang membuat keluarga Hasmita meradang.
“Itu tidak benar, karena tidak ada bayi yang tertukar,” ungkapnya saat ditemui ruang kerjanya, Rabu (1/11/2017).
Dia mengakui bahwa masalah tersebut sebenarnya berada pada penerbitan surat keterangan lahir, yang diduga terjadi kekeliruan yang dilakukan salah satu perawat RSUD Kota Kendari.
“Sebenarnya masalah ini timbul karena salah melingkari pada pilihan Laki-laki atau perempuan pada form keterangan lahir bayi. tapi bagaimanapun juga kami mengakui itu kelalaian kami, yang dimana seharusnya yang dilingkari maunya jenis kelamin laki-laki bukan perempuan.” jelasnya.
Sambung ia, mungkin pada saat itu perawat tersebut kecapean ,sehingga salah melingkar pada surat keterangan kelahiran bayi Hasmita.
Namun, lanjutnya, pihak RSUD telah melakukan konfirmasi kepada pihak keluarga Hasmita, serta menunjukan bukti kebenaran jenis kelamin bayinya.
“Kami sudah menunjukan semua bukti rekam medis bayi Hasmita, dan mereka telah menerima kenyataan kalau itu ternyata bayinya,” tuturnya.
Dia menambahkan, Kalau soal laporan keluarga Hasmita pada pihak berwajib, pihak RSUD tidak mempermasalahkannya, karena bukti yang dimiliki cukup kuat untuk menyatakan kalau itu bayinya.
” itu tidak jadi masalah bagi kami, karena kami punya cukup bukti yang menyatakan itu bayi laki-laki milik ibu Hasmita karena semua bukti masih ada kok,” Pungkasnya sambil menunjukan sebagaian rekam medis Hasmita.
Laporan : La Irdwan


































