10.000,Mahasiswa Ikut Kuliah akbar Melawan Radikalisme di Gelar di Kolaka

33 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SULTRALINE.ID, KOLAKA – Akhir Oktober , tepatnya pada 28 Oktober 2017, seluruh civitas akademika perguruan tinggi negeri dan swasta di Kab.Kolaka akan menghadiri kuliah akbar melawan radikalisme di Kampus Universitas Sebelas November ( USN )Kolaka.

Diperkirakan, 10.000 civitas akademika, terutama mahasiswa, akan berkumpul mengikuti acara tersebut. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia tentang aksi kebangsaan melawan radikalisme yang dihadiri 3.000 peserta di Bali, 25-26 September lalu. Salah satu rekomendasi dari pertemuan itu adalah melaksanakan deklarasi aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme di setiap provinsi secara serentak pada 28 Oktober 2017.
Sejumlah orator dari kalangan kampus dan Muspida akan dihadirkan mengisi kuliah akbar ini. Orator utamanya direncanakan Oleh Rektor Universitas Sebelas November (USN ) DR. Azhari, S.STP., M.Si dan beberapa pimpinan perguruan Tinggi yang ada di kabupaten Kolaka.
“Kita akan kerahkan sekitar 10.000 mahasiswa dan civitas akademika untuk menghadiri kuliah akbar ini. Tempatnya Kampus USN,” kata Rektor Universitas Sebelas November (USN ) DR. Azhari, S.STP., M.Si yang juga steering committee (panitia pengarah) tingkat Nasional Kuliah Akbar Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme saat di konfirmasi via telepon seluler, Kamis (26/10/2017).

Menurut seorang Dosen USN yang juga akan ikut dalam kegiatan tersebut DR.Abd.Sabarudin,S.Sos., MSI , aksi kebangsaan ini akan menjadi gerakan bersama di setiap provinsi Utamanya di daerah Provinsi Sulawesi tenggara dan khususnya kabupaten Kolaka untuk memperteguh komitmen kebangsaan anak bangsa yang belakangan ini terasa mulai luntur. “Kalau kita merasakan negara hadir dalam setiap lini kehidupan kita, maka kita akan lebih cinta kepada bangsa ini, dan Kolaka Itu Pancasila, yang paling penting dari momen ini adalah bagaimana kita sebagai anak bangsa terus menjaga Pancasila sampai kapanpun ”pungkasnya.
Di tempat lain senada juga di sampaikan mantan Direktur Lembaga Indonsia satu yang sangat getol mengkampayekan anti Radikalisme dari tahun 2010 hingga sekarang. Muh.Atman mappa.S.Sos menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting ,olehnya itu kita sebagai generasi muda wajib ikut serta. ” perlu saya tegaskan bahwa pancasila itu Rumah kita,dan radikalisme tidak boleh hidup di bangsa ini.kekerasan dan radikalisme kami tolak,” Pungkasnya

Laporan : Indra SL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *