SULTRALINE.ID, KENDARI – Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari gelar Workshop Online Pengembangan Dashboar Mutu IAIN Kendari dengan Meningkatkan Perapian Dokumen Mutu Akreditasi, pada Selasa, 17 November 2020, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Sebagai pembuka kegiatan, Ketua LPM IAIN Kendari, Dr. Asliah Zainal, M.A, menyampaikan bahwa workshop Pengembangan Dashboar Mutu ini mengangkat tema Penyiapan Dashboar Mutu IAIN Kendari yang di latarbelakangi oleh kumpulan data-data terkait dengan kondisi borang dan kondisi mutu lingkup IAIN kendari berdasarkan rekomendasi dan tindak lanjut Audit Mutu Internal sejak tahun 2019 serta monitoring dan evaluasi (monef)
Dalam kegiatan hadir pula Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd., dengan memberikan pandangan terkait pengembangan Mutu IAIN Kendari.
“Terkait dengan mutu maka harapan semua orang itu adalah kualitas karena berproduksi dalam industri yang dituntut adalah kualitas, begitupula di institusi semua mengharapkan bahkan mewajibkan kualitas sebagai standar utama yang harus di penuhi jika kita mau maju” jelas Ibu Rektor.

Workshop ini dilaksanakan dengan menghadirkan praktisi dashboard mutu UIN Syarif Hidyatullah Jakarta, Edi Sanjaya, M.Si yang membahas tentang “Strategi Pengembangan Dashboard Mutu Perguruan Tinggi”
Sebagai pemateri ketiga Edi Sanjaya, M.Si., best practice dashboard Mutu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengungkapkan bahwa dirinya sekedar membagi pengalaman bukan untuk menggurui.
“Kami disini bukan mengajari namun kami hanya berbagi pengalaman agar kesalahan yang ada pada kami tidak terulang di PTKI yang lain” ucapnya.


(Para Pemateri)

Dalam mengimplementasikan kerapian dokumen-dokumen mutu terutama bagi kepentingan akreditasi, LPM juga menghadirkan pembicara internal, Isna Humaerah, M.Pd., yang membahas tentang “Pengembangan Dashboard Mutu IAIN Kendari”, dan Wahyu, S.Kom dan Tim pengembangan Aplikasi tentang “Desain Dashboard Mutu IAIN Kendari”
Wahyu, S.Kom., menyampaikan dalam materinya bahwa, untuk membangun sistem dashboard mutu perguruan tinggi, tentunya dibutuhkan syarat utama salah satunya sistem informasi yang terintegrasi sehingga data yang dibutuhkan bisa dipetakan dan memudahkan untuk penarikan data.
“Untuk membangun sistem dashboard mutu, dibutuhkan sistem yang terintegrasi karena kalau tidak terintegrasi untuk mengakses data akan sulit, kalau sudah terintegrasi In Shaa Allah bisa terintegrasikan ke dashboard mutu” tutup Wahyu.
Laporan : Kina



































