• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home INFO DAERAH

Tarik Ulur RTRW Untuk Tambang Nikel di Konkep

by SULTRALINE.ID
13 April 2021
in INFO DAERAH, KONAWE KEPULAUAN, NEWS
0
643
SHARES
989
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

“Tambang nikel selalu dipaksakan melalui utak atik RTRW di pulau kecil Wawonii. Apakah rakyat akan kelaparan tanpa tambang ?” Ucap Mando Maskuri, aktivis mahasiswa asal Wawonii.


SULTRALINE.ID, KENDARI – Tiga orang aktivis mahasiswa asal Kabupaten Konawe Kepulauan sedang berkumpul di sebuah rumah kos-kosan yang berukuran 3 x 3 di Baruga Kota Kendari (05/04). Mando Maskuri, Hurlan dan Amir sedang menikmati kopi sambil bercerita tentang kondisi kampungnya yang kembali terusik dengan adanya pertemuan yang membahas Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Konawe Kepulauan (KonKep) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pembahasan RTRW KonKep dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara di Kantor BPN Provinsi Sulawesi Tenggara pada tanggal 23 maret yang lalu. Dalam pertemuan dicurigai secara sembunyi-sembunyi memberi ruang untuk pertambangan nikel di pulau kecil Wawonii.

Dengan adanya isu pembahasan RTRW KonKep yang menyebar dengan cepat, maka mahasiswa yang mengatasnamakan diri Front Rakyat Sultra Bela Wawonii (FRSBW) melakukan aksi protes di Kantor DPRD Konawe Kepulauan pada tanggal 31 maret 2021 lalu. Tuntutan mereka tolak pasal titipan yang memberikan ruang terhadap pertambangan nikel di Wawonii. Pada aksi itu tak satupun pihak terkait yang menemui massa aksi. Di kos-kosan itulah ketiganya berjanji akan terus melakukan aksi protes sampai RTRW KonKep tidak mewadahi kepentingan industri ekstraktif di Pulau Kecil Wawonii.

FRSBW pun kembali turun melakukan aksi massa di Kantor Bupati Konawe Kepulauan kemarin (12/04). Tuntutan tetap sama, dengan menolak pasal titipan pertambangan nikel dalam RTRW dan mendesak pihak terkait untuk membuka rancangan RTRW KonKep ke publik.

Menurut Juslan, salah satu anggota FRSBW yang dihubungi via telepon, “Perlawanan Warga Wawonii terhadap industri ekstraktif pertambangan nikel terjadi sejak tahun 2008 – 2010. Perlawanan dimulai dari Kampung Mosolo. Warga melakukan perlawanan terhadap pertambangan PT Bumi Konawe Mining.  Warga pernah juga melakukan pengusiran paksa terhadap pekerja tambang PT Kimco dan PT GKP di Lampeapi Kecamatan Wawonii Tengah”.

Wawonii pada masa itu masih bergabung dengan Kabupaten Konawe dibawah pimpinan Lukman Abunawas, yang kini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara. Dari tangan Bupati Lukman Abunawas terbit 15 Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Pulau Kecil Wawonii.

“Paska pemekaran pada tahun 2013, Wawonii berpisah dari Kabupaten Konawe menjadi Kabupaten Konawe Kepulauan. Perlawanan terhadap tambang pun makin massif. Massa dari Kampung Polara membakar perusahaan pertambangan PT Derawan Berjaya Mining (DBM)  pada tahun 2015. Dari aksi pembakaran itu mengakibatkan beberapa warga harus mendekam dalam penjara waktu itu”. Lanjut Juslan.

Dengan meningkatnya perlawanan terhadap pertambangan nikel di Wawonii, sehingga melahirkan Perda No 13 Tahun 2017 tentang RTRW Konawe Kepulauan yang tidak mewadahi sama sekali ruang untuk wilayah pertambangan. Namun, Perda RTRW belum bisa diterapkan karena butuh menyesuikan dengan RTRW Provinsi dan Pusat. Maka langkah selanjutnya disosialisasikan dengan masyarakat dan Pemerintah Provinsi dan Kementerian ATR/BPN pada tahun 2018.

Dalam proses sosialisasi RTRW yang diadakan Bappeda KonKep menimbulkan berbagai protes dari warga pada tahun 2018. Warga mendesak untuk segera mencabut semua IUP Pertambangan di KonKep. Aksi protes terus bergulir hingga tahun 2019. Mando Maskuri yang terlibat dalam aksi protes pencabutan 15 IUP tambang di Wawonii menjelaskan, “Pergerakan dimulai sejak tahun 2018, dan membuahkan hasil pada bulan april 2019 dengan dicabutkan 9 IUP pertambangan dari 15 IUP yang ada di Wawonii”.

(Peta Blok IUP Tambang di Wawonii)
(Peta Blok IUP Tambang di Wawonii)

Aksi protes sempat jeda sepanjang tahun 2020, sebagian besar aktor politik lokal disibukkan dengan pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA).  Pembahasan RTRW dilupakan untuk sementara. Bupati Incumbent Amrullah berhasil memenangkan pertarungan dengan menyingkirkan 3 pasangan calon bupati lainnya pada desember 2020 lalu.

Paska pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Konawe Kepulauan bulan februari 2021 lalu. Pihak BPN Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mendesak untuk penetapan RTRW Konawe Kepulauan. Desakan berakhir dengan pertemuan yang dihadiri Bupati Konawe Kepulauan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan BPN Provinsi Sulawesi Tenggara di Kantor BPN Provinsi Sulawesi Tenggara 23 maret lalu.

“Kami curiga para pemain tambang ikut bermain dalam Pilkada Konawe Kepulauan, sehingga kembali muncul opsi ruang untuk tambang di RTRW” Ucap Mando Maskuri.

Kepala Bappeda Konawe Kepulauan, Saifuddin Abbas yang menemui massa aksi di Kantor Bupati kemarin (12/04), mengelak tuduhan para massa aksi yang telah secara sembunyi-sembunyi memasukkan ruang untuk pertambangan nikel.

“RTRW belum ada pasal tentang tambang. Jadi tidak ada yang namanya pasal titipan. Karena yang kami inginkan, bagaimana mengatasi resiko resiko yang bapak/ibu sampaikan bisa terakomodir dan tidak ada yang dirugikan dan diuntungkan” Jelas Saifuddin Abbas ke massa aksi.

Juslan sebagai penggerak aksi mengatakan, “RTRW itu seharusnya melibatkan masyarakat agar memenuhi unsur partisipatif. RTRW sebuah daerah tidak boleh terus-terusan ditentukan oleh keputusan politik yang hanya melibatkan segelintir kecil elit karena berpotensi koruptif yang berujung korbankan rakyat”.

‘Intinya dalam RTRW Wawonii tidak boleh ada ruang untuk pertambangan nikel, karena sangat berpotensi merusak sumber penghidupan rakyat yang selama ini bisa menyekolahkan anak dari hasil melaut dan bertani kebun mente dan kelapa” tutup Juslan.

Kabupaten Konawe Kepulauan tergolong pulau kecil dengan luas 715 KM dan masuk dalam kawasan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau kecil yang diatur dalam Undang Undang nomor 27 tahun 2017. Dalam UU tersebut, melarang adanya pertambangan di pulau kecil. Selain potensi pertambangan nikel, Konawe Kepulauan sendiri memiliki potensi yang cukup kaya seperti pertanian mente dan kelapa, perikanan tangkap, wisata budaya dan alam.

Perusahaan pertambangan yang masih memiliki IUP aktif tersisa 5 perusahaan hingga kini, yakni PT Gema Kreasi Perdana (GKP) seluas 1.908 ha, PT Alotama Karya seluas 500 ha, PT Bumi Konawe Mining seluas 3.175 ha, PT Kimco Citra Mandiri seluas 950 ha, dan terakhir PT Konawe Bakti Pratama seluas 952 ha. Total IUP tambang yang masih aktif seluas 7.485 ha atau 30% dari total luas Kabupaten Konawe Kepulauan.  IUP tambang di KonKep tersebar di 4 Kecamatan yakni Kecamatan Wawonii Tenggara, Wawonii Barat, Wawonii Tengah dan Wawonii Selatan.

(Data IUP tambang yang masih aktif di Wawonii)
(Data IUP tambang yang masih aktif di Wawonii)

Perlawanan Warga terhadap tambang sudah berlangsung kurang lebih 13 tahun. Akankah perusahaan tambang berhasil melakukan eksplorasi di pulau kecil Wawonii kedepan ?. “Kita tunggu keputusan Kementerian ATR/BPN dan Pemerintah Provinsi Sultra serta Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan dalam penetapkan RTRW Konawe Kepulauan dalam waktu dekat” tutup Mando Maskuri.


Laporan : Erl

Tags: RTRWTambangwawonii
SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post

Fakultas Hukum USN Kolaka Adakan Syukuran Raih Akreditasi B

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3589 shares
    Share 1436 Tweet 897
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In