Jum. Jul 10th, 2020

Tak Kunjung Dapat Perhatian Pemprov Sultra, Mulai Besok Jalan di Desa Laiba dan Wakumoro Akan di Blokade Secara Masif

1 min read
img-20200630-wa0036

SULTRALINE.ID, MUNA – Tak kunjung mendapat kepastian kapan akan dilakukannya pengaspalan jalan poros Raha-Lakapera dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra). Masyarakat Desa Laiba dan Desa Wakumoro, Kabupaten Muna, sepakat akan menutup semua akses jalan per 1 Juli 2020.

Penutupan akses jalan bukan tidak beralasan, masyarakat sudah terlampau kecewa dengan kinerja Pemprov Sultra dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra, yang seakan terus membiarkan jalan di Desa Laiba dan Desa Wakumoro rusak parah.

Koordinator Lapangan (Korlap), Forum Aspirasi Masyarakat Desa Laiba-Wakumoro, Muhammad Pasitoka, mengatakan, terhitung mulai besok masyarakat akan melakukan blokade jalan secara masif. Tidak boleh ada yang melintas bahkan sekelas presiden sekalipun.

“Olehnya itu, dengan segenap kerendahan hati, kami sampaikan kepada pengguna jalan yang akan melintasi jalan poros Desa Laiba dan Desa Wakumoro, agar mencari jalan alternatif lain sampai adanya kepastian pengaspalan,” ungkap Muh. Pasitoka saat ditemui wartawan, Selasa, (30/06/2020).

Sementara itu, tokoh pemuda Desa Wakumoro, Laode Ishak, menantang Gubernur Sultra, Ali Mazi, untuk hadir ditengah-tengah masyarakat, menjawab aspirasi warga sekaligus memberikan klarifikasi terkait janjinya selama ini yang akan melakukan pengaspalan jalan.

“Saya mewakili masyarakat, mengundang pak Ali Mazi untuk hadir dan duduk bersama warga. Kita berdiskusi dimana komitmen tanggung jawabnya sebagai Gubernur Sultra, sejak periode pertamanya jalan ini belum diperbaiki sampai di periode kedua jalan ini belum juga tersentuh. Sampai kapan seorang pemimpin akan membiarkan masyarakatnya terus menderita seperti ini,” tegas Laode Ishak.

Hingga berita ini ditayangkan awak media masih mencoba menghubungi pihak terkait.

Laporan : TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *