SULTRALINEID – KENDARI
PON Bela Diri 2025 merupakan multievent nasional pertama yang lahir dari kolaborasi antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, PT Djarum, dan cabang olahraga bela diri. Ajang ini akan diselenggarakan pada 12 Oktober 2025 di Kota Kudus, Jawa Tengah, dengan mempertandingkan 10 cabang olahraga, yaitu Karate, Tarung Derajat, Ju-Jitsu, Pencak Silat, Taekwondo, Gulat, Judo, Sambo, Wushu, dan Shorinji Kempo
Di ketahui multi even tersebut juga di ikuti oleh perwakilan atlit sulawesi Tenggara ,ironisnya kegiatan tersebut meninggalkan catatan hitam bagi beberapa pelatih dan atlit
Moh.Jabar Hamidan salah satu atlit karateka Inkado mengungkapkan
Bahwa Terkait dengan hasil pertandingan pon beladiri cabor karate mengenai atlet karate yang di berangkatkan pon beladiri dengan adanya pembatasan umur saya sebagai atlet karate sulawesi tenggara tidak sepakat dengan proses pemilihan atlet yang di berangkatkan di karenakan adanya pembatasan umur untuk karateka sultra dengan alasan regenerasi padahal pada kenyataannya di event pon beladiri sendiri tidak ada pembatasan umur di proposal daerah lain selain sultra terkhusus cabor karate masih banyak atlet senior yang masih tampil di ajang pon beladiri tersebut sedangkan kami di sultra ada pembatasan umur dan itu sangat merugikan atlet atlet senior yang masih mau bertanding tapi di karenankan adanya batasan umur memang Regenerasi itu penting agar ada kesinambungan, semangat baru, dan munculnya atlet muda. Tapi bukan berarti yang sudah senior atau berumur harus di cut. Justru pengalaman mereka adalah aset besar yang tidak bisa dibeli dengan latihan fisik semata.
Performa fisik mungkin menurun seiring usia, tetapi:
Pengalaman bertanding membuat mereka lebih cerdas membaca situasiMentalitas juara bisa ditularkan ke generasi berikutnya. Ilmu dan strategi lebih matang, sehingga bisa mengisi peran sebagai mentor atau role model. Kehadiran senior menjaga tradisi, etika, dan nilai sportivitas.
Manurutnya regenerasi bukan berarti mengganti total, melainkan kombinasi sinergi antara yang muda (fisik prima, semangat tinggi) dan yang senior pengalaman, kedewasaan, strategi.Pungkasnya .
Di ketahui PON Bela Diri 2025 telah berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, pada tanggal 12 hingga 26 Oktober 2025. Acara ini mempertandingkan 10 cabang olahraga bela diri dan diselenggarakan oleh kerjasama antara KONI Pusat, PT Djarum, dan berbagai cabang olahraga terkait. Pertandingan diselenggarakan di Djarum Arena Kaliputu dan dibuka dengan menampilkan atraksi dari atlet belia serta pesilat terkenal seperti Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian.
Liputan : Riswan PL.


































