Jum. Jan 22nd, 2021

Sebut Massa Aksi Sudah Terima Aliran Dana Hitam dari Perusahaan, Humas PT. KMR bakal Dipolisikan

1 min read
img-20210106-wa0035

SULTRALINE.ID, KOLAKA UTARA – Aliansi Gerakan mahasiswa Kolaka Utara Yang Tergabung dalam Gerakan Akhir Tahun  Beberapa Lembaga yang ada di Kolaka Utara kembali mnuntut pihak DPRD Kolaka Utara untuk menghentikan sementara Aktifitas pertambangan yang dilakukan oleh PT Kurnia Mining Resources (KMR).

Adapun koalisi lembaga yang tergabung dalam gerakan akhir tahun terdiri: Satuan Siswa Pelajar Dan Mahasiswa Pemuda Pancasila SAPMA PP. (syarif), Himpunan Mahasiswa Islam HMI (Ismu Saad) Pergerakan Pemuda Mahasiswa Kolaka Raya PPM-KOLAKA RAYA (Nur Alim) Gerakan Pemuda Marhaenis GPM (Aswar Anas) Poros kodeoha-Tiwu PORHATI (Muhammad Yunus).

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan di Aula DPRD Kolaka Utara  Turut Dihadiri Perwakilan Dari Pihak Manajemen PT. Kurnia Mining Resources Yang diutus Perusahaan Melalui Nota Tugas yang diberikan untuk Menghadiri RDP dengan Aliansi mahasiswa Gerakan Akhir Tahun.

Menurut Syarif selaku Jendral Lapangan aksi ini merupakan aksi Rahmatanlilalamin karena didasari oleh kesadaran bahwa memanfaatkan sumber daya alam itu mempunyai Kaidah kaidah yang jelas atau harus sesuai dengan Good Mining Practice, agar pemanfaatan sumber daya alam dapat maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar tambang Khususnya, Bangsa dan Negara.

“Maka itu kami meminta pertanggung jawaban dari Pihak PT. Kurnia Mining Resource yang telah memperkosa Bumi Patampanua karena ulahnya pula kami menuntut agar angkat kaki dan menghentikan aktifitas Pertambangannya,” katanya

Hal senada juga disampaikan oleh Nur Alim yang menyikapi pernyataan humas pt kurnia mining resources yang menuding massa aksi yang hadir di Agenda Rapat RDP telah menerima Dana Hitam Dari perusahaan.

“Kami sangat menyayangkan Humas PT kurnia mining resources menuding Kami telah Menerima dana Dari Perusahaan. Jelas Apa Yang disampaikan Oleh Ahyar Selaku Humas PT KMR ini mencederai Konsistensi Gerakan teman-Teman hari ini. Jelas Ini suatu kebodohan yang diucapkan Oleh Ahyar. Kenapa Ada Dana Kordinasi Dikeluarkan Oleh pihak perusahaan Ketika mereka Legal,” tegas Alim.

“Bahkan Sebelum kami Turun aksi Ada Oknum yang mengaku dari pihak PT KMR Menawarkan Kami Negosiasi 1 Juta Per Tongkan Jika Kami Redam Tetapi Dengan Tegas Kami Menolak,” Lanjutnya.

Pernyataan Tegas Juga Muncul Dari Perwakilan PORHATI Muhammad Yunus Yang menegaskan Akan Memperoses Sampai Ke Penegak Hukum Terkait Penyataan Ahyar Selaku Humas KMR.

“Bahwa Ini tidak bisa lagi Kami toleransi mengatakan ada beberapa yang sudah Diberi uang kordinasi maka hal ini tegas Aliansi Gerakan Akhir Tahun akan melaporkan dan menuntut Pernayataan ahyar dipertanggung jawabkan,” Tutup Yunus Sapaan Akrabnya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan PT. KMR.


Laporan : TIM

€sl Promotion

€sl Promotion