• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home Advertorial

Peringatan Setahun Tewasnya Randy-Yusuf Berunjuk Bentrok, GMNI dan PMKRI Kendari Kecam dan Sesalkan Tindakan Kepolisian yang Lagi-lagi Represif

by SULTRALINE.ID
27 September 2020
in Advertorial, INFO KOTA, NEWS
0
586
SHARES
902
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

SULTRALINE.ID, KENDARI – Aksi ratusan mahasiswa dari berbagai Kampus dan Organisasi Kemahasiswaan di Kota Kendari dalam rangka peringatan satu tahun peristiwa penembakan dua Mahasiswa Universitas Haluoleo yakni Yusuf Kardawi dan Randi berakhir dengan bentrokan antara Mahasiswa dan Aparat Kepolisian, Sabtu (26/9/2020).

Dari pantauan, awalnya aksi berjalan damai dimana mahasiswa meminta bertemu Pimpinan Polda Sultra untuk meminta kejelasan kasus Randy-Yusuf. Namun selang beberapa jam tiba-tiba saja muncul sebuah helikopter yang terbang begitu rendah, sehingga membuat massa berhamburan. Namun tak menyurutkan semangat para mahasiswa meminta keadilan.

Setelah bada Ashar aksi mulai memanas dimana ratusan mahasiswa ini di pukul mundur mulai dari Perempatan Polda Sultra, Bundaran Gubernur, Bundaran Tank Anduonohu hingga di Pertigaan Kampus Universitas Halu Oleo.

Ratusan Polisi dari Dalmas Sabhara Polres Kendari di back up Brimobda Sultra berserta dua unit Mobil Watercanon bergerak maju sambil meminta ratusan massa mahasiswa membubarkan diri.

Dalam bentrokan ini, aparat kepolisian menembakan Gas Air Mata dan Semprotan Watercanon guna membuka Paksa Blokade Jalan dan memadamkan Kobaran Api dari Ban Bekas yang di bakar oleh mahasiswa di tengah jalan, bahkan ada sejumlah mahasiswa dan warga yang diamankan.

Atas peristiwa naas itu, mendapatkan ecaman yang keras dari kelompok Cipayung Plus yakni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Kendari dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Kendari.

Melalui Saswal Ukba, Ketua Bidang Organisasi DPC GMNI Kendari mengecam keras tindakan yang dilakukan Polda Sultra dalam mengamankan jalannya unjuk rasa mahasiswa dengan menggunakan Helikopter.

Menurutnya, pengamanan aksi unjuk rasa melalui Helikopter tersebut merupakan hal sangat tidak lazim yang ada di negara demokrasi khususnya di Indonesia saat ini dan sangat bertentangan dengan Undang-undang pengamanan unjuk rasa.

“Saya kira, dalam UU sangat jelas tertuang dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2012 Tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pelayanan, Pengamanan, Dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat Di Muka Umum. Tentang penyelenggaraan pengamanan unjuk rasa bahwa kepolisian harus memberikan rasa aman kepada pengunjuk rasa dan mencegah terjadinya gangguan pelaksanaan kegiatan unjuk rasa yang dilakukan,” tutur Saswal Ukba

Olehnya itu, DPC GMNI Kendari mengecam dengan keras tindakan Kepolisian dalam melakukan pembubaran masa aksi SEDARAH (September Berdarah) hari ini menggunakan Helikopter.

“Dengan tegas, kami kecam pembubaran aksi teman-teman dengan helikopter, apalagi bentuk pengamanan seperti itu, merupakan pemicu kericuhan aksi yang buntut sampai larut malam,” tambahnya.

Disamping itu, GMNI juga menuntut Kapolda Sultra Irjen. Pol Yan Sultra Indrajaya untuk bertanggung jawab atas kericuhan aksi tersebut, jarena telah memancing kemarahan massa aksi dengan menerbangkan Helikopter ditengah-tengah perkumpulan massa yang sedang mengemukakan pendapat dimuka umum.

“Kami meminta kepada bapak Kapolda harus bertanggung jawab atas kericuhan aksi unjuk rasa hari ini, karena sebelum ada helikopter yang terbang rendah diatas kepala kami, Unjuk rasa berjalan damai dan tertib,” tegas Saswal Ukba.

“Terakhir kami meminta agar kasus penembakan pada aksi September 2019 di Kantor DPRD Sultra yang mengakibatkan meninggalnya dua (Randi dan Yusuf) mahasiswa Universitas Halu Oleo diusut tuntas secara terang-terangan,” pungkasnya.

Senada dengan itu, PMKRI Cabang Kendari bahwa tindakan itu merupakan tindakan yang menyalahi prosedur penanganan masa aksi demonstransi sebagaimana yang tercantum dalam aturan Pedoman Penanganan masa aksi.

“Tindakan pengamanan masa aksi yang dilakukan oleh Pihak Polda Sultra diluar dari pada ketentuan Pedoman pengamanan, ini sudah kelewat batas. dimana mereka mnggunakan Helikopter untuk membubarkan masa aksi, tak hanya itu dalam proses pengamanan juga terjadi beberapa tindakan represif dari pihak kepolisian yang dilakukan oleh oknum aparat. Ini semua tidak sesuai dengan Prosedur penanganan masa aksi sebagaimana tercantum dalam Peraturan Perkapolri nomor 16 tahun 2006 tentang Pedoman Pengendalian Masa Aksi” tutur Ketua Presidium PMKRI Kendari, Teodorus

Selain itu, ia juga menilai bahwa aksi demonstansi ini akan terus dilakukan dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, mengingat kekesalan elemen-elemen pergerakan yang berdasar pada penanganan kasus meninggalnya Kedua Rekan Juang Demokrasi yang terkesan lambat dan tidak progresif.

“Hal ini akan terus terulang dengan pola yang sama dan bisa saja akan lebih parah lagi, jika akar masalahnya tidak segera di selesaikan,” imbuhnya.

Atas peristiwa itu, ia meminta agar proses hukum tewasnya Randy-Yusuf segera diselesaikan sesegera mungkin agar situasi kembali kondusif dan berjalan normal.

“Kita meminta kepada pihak Kepolisian baik Kapolri dan Kapolda Sultra, juga pihak Kejaksaan untuk segera menyelesaikan perkara ini dengan transparan dan kolaborasi yang baik di antara dua institusi penegak hukum ini. Dan jika tidak mampu diselesaikan dengan sesegera mungkin maka sebaiknya Kapolda dan Kapolri nundur saja dari jabatannya. Karena beliau-beliau ini adalah representasi orang Sultra juga,” tutupnya.

Laporan : TIM

SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post

Setahun Tragedi 'SEDARAH', Keluarga Besar Yusuf-Randy: Kepolisian Tidak Serius Tuntaskan Kasus, Bahkan Selalu Melakukan Tindakan Represif

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3587 shares
    Share 1435 Tweet 897
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In