Kelompok Tani di Konsel Ini Sukses Produksi Benih Kedelai Secara Mandiri

95 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SULTRALINE.ID, KENDARI – Pembangunan sektor pertanian yang digalakkan Presiden Joko Widodo, nampaknya mulai menunjukkan hasil positif khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Melalui pengembangan dan peningkatan kapasitas didukung Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Sulawesi Tenggara (Sultra), para petani didorong mampu bekerja secara mandiri melalui Gabung Kelompok Tani (Gapoktan).

Salah satun Gapoktan yang sukses dalam pengembangan kemandirian petani, yakni Gapoktan Mekar Sari dari Desa Belatu, Kcamatan Pondidaha Kabupaten Konawe.

Hasil Monitoring dan Evaluasi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan), dinyatakan Gapoktan Mekar Sari telah mampu memproduksi benih kedelai secara mandiri.

Ketua Tim Monev Puslitbangtan, Prof. Nyoman Widiarta, mengatakan, pengkaran benih kedelai yang dilaksanakan Gapoktan Mekar Sari adalah contoh Mandiri Benih Kedelai yang berkembang dan akan dilanjutkan pada tahun 2018.

“Sistem penangkaran dan penyimpanan benih kedelai sangat baik. Model Mandiri Benih Kedelai yang akan dikembangkan di Gapoktan Mekar Sari adalah Gapoktan meminta Benih kedelai ke BPTP Balitbangtan Sultra, selanjutnya diteruskan ke Balitkabi Malang sesuai permintaan Gapoktan Mekar Sari,” jelasnya.

Model mandiri benih kedelai diavokasi pada tahun 2016 oleh BPTP Balitbangtan Sultra bersama Balai Penelitian Kacang-kacangan dan umbi-umbian (Balitkabi) Malang di Gapoktan Mekar Sari.

Hasil dari advokasi dan pendampingan tersebut, Gapoktan Mekar Sari dapat memproduksi benih sebar sebanyak 5.000 kg atau mampu menyediakan benih setara dengan seluasan 125 ha pada tahun 2016.

Menurut penyuluh pendamping Gapoktan, Elis dan Ketua Gapoktan, Matria, dengan pendampingan selama 2 tahun oleh BPTP Balitbangtan Sultra bersama Balitkabi Malang, Gapoktan Mekar Sari sudah dapat menguasai inovasi teknologi produksi benih kedelai.

Hasil pendampingan ini, Gapoktan Mekar Sari  mampu memproduksi calon benih kedelai sebanyak 7.000 Kilogram lebih dan lulus sertifikasi sebanyak  5.000 kilogram lebih benih dari luas penangkaran 5 Hektare.

Untuk tahun ini sendiri, Gapoktan Mekar Sari sedang menangkarkan kedelai varietas Anjasmoro seluas 3 Hektare dengan prediksi hasil sekitar 4.200 Kilogram calon benih atau mampu menyediakan benih kedelai setara dengan luasan 105 hektare.

Laporan: Taufik Quraiz Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *