SULTRALINE.ID, KONUT — Sebuah gejolak keberanian baru saja menyala di Kabupaten Konawe Utara. Menggebrak dominasi politik yang kerap kaku dan berjarak, DPC Partai Rakyat Indonesia (PRI) Konawe Utara resmi menghadirkan wajah-wajah muda nan tangguh untuk melangkah mantap di panggung demokrasi elektoral.
Semangat pembaharuan ini membakar jiwa setelah Ketua DPD PRI Sulawesi Tenggara, Wa Ode Nurhayati, S.Sos—yang akrab dan hangat disapa WON oleh kalangan aktivis—menerima laporan langsung dari Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Struktural Pembentukan DPC PRI se-Sultra.
Dengan nada bangga dan penuh keharuan, WON mengapresiasi keberanian perempuan-perempuan muda Konawe Utara yang memilih keluar dari zona nyaman untuk merangsek ke pusaran politik nasional.
“Hadirnya perempuan-perempuan muda yang berani masuk ke dalam ‘katulistiwa’ politik ini adalah bukti nyata: perempuan masa kini tidak lagi sekadar penonton. Kita sudah siap, tangguh, dan berdiri tegak memegang kendali di ruang demokrasi politik elektoral!” tegas WON penuh semangat pada Selasa (22/11/2026).
Panggilan jiwa untuk bergerak itu dirasakan betul oleh Novi, sosok muda yang terpilih secara mufakat oleh perwakilan perempuan dari pelbagai perwakilan desa yang hadir di Konawe Utara untuk memimpin DPC PRI Konut. Bagi Novi, momen ini adalah penantian panjang yang akhirnya menemukan muaranya.
“Sejak lulus kuliah tahun 2022 lalu, dada saya selalu bergemuruh ingin terjun ke dunia politik untuk memperjuangkan hak-hak rakyat kgususnya perempuan . Namun, belum ada kendaraan politik yang benar-benar bergetar sefrekuensi,” tutur Novi dengan mata berbinar.
“Baru hari ini hati saya memanggil untuk melangkah, karena PRI membuktikan komitmen yang tidak setengah-setengah pada kaum perempuan. Ibu Wa Ode Nurhayati adalah satu-satunya perempuan di Sultra yang berani memimpin partai di tingkat provinsi. Beliau adalah cermin kebaikan, kecerdasan, keikhlasan, dan tanggung jawab.bukan dari kekuarga darah biru politik,sama seperti kami hanya perempuan biasa yang tumbuh dewasa dalam kekuarga buasa biasa saja .Segudang pengalamannya adalah pelita bagi kami,” tambah Novi penuh haru.
Optimisme serupa dipancarkan oleh Nisba, Sekretaris DPC PRI Konawe Utara yang baru terpilih. Dengan penuh rasa percaya diri, Nisba meyakini bahwa akar PRI akan merambat kuat dan berbuah manis di bumi Konawe Utara.
“Terima kasih yang mendalam untuk DPD dan seluruh kawan-kawan perempuan yang menyatukan tekad dalam diskusi politik hari ini. Permufakatan penunjukan KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) lahir secara murni, jujur, dan demokratis. Ini bukan sekadar kepengurusan, ini adalah gerakan perlawanan dan harapan bagi perempuan Konawe Utara,” semiga allah swt melindungi kita semua aamiin pungkas Nisba penuh keyakinan.
Sebuah babak baru telah dimulai di Wanggudu. Di tangan para perempuan muda ini, panggung politik Konawe Utara dipastikan tak lagi sama.
Liputan: Titah
Editor: Ari



































