SULTRALINE.ID, KENDARI – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Halu Oleo (UHO) sangat bangga dan mendukung terkait Agenda Kuliah Akbar Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi melawan Radikalisme yang akan digelar secara serentak se – Indonesia pada tanggal 28 Oktober 2017 nanti. Yang bertepatan dengan hari sumpah pemuda.
Untuk di Sulawesi tenggara (Sultra) kegiatan Kuliah Akbar Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi melawan Radikalisme akan dipusatkan di Kota kendari tepatnya di Lapangan Eks MTQ (Tugu Religi Sultra)..Dengan target peserta yang akan ikut sebanyak 25 ribu orang.
Olehnya itu, KBM UHO melalui kelembagaan kemahasiswaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berkomitmen akan berkonsolidasi semaksimal mungkin untuk mensupport Aksi Kebangsaan Melawan Radikalisme tersebut. Untuk berkomitmen akan menghadirkan 5.000 Mahasiswa Universitas Halu Oleo pada agenda tersebut.
“5.000 Mahasiswa UHO tersebut juga menandakan bahwa Universitas Halu Oleo tidak lagi boleh diklaim sebagai kampus basis Organisasi Radikal seperti isu yang berkembang selama ini,” Ungkap Pelaksana tugas BEM UHO Lade Ahmaliun, saat ditemui di salah satu warkop di Kota Kendari, Kamis (26/10/2017)
Dia juga menjelaskan dengan adanya kegiatan tersebut berharap seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Sultra mulai menyadari situasi darurat ini. Situasi darurat dimana pondasi bangsa kita coba diruntuhkan oleh kelompok – kelompok tertentu. Pancasila dipertanyakan dan disuarakan untuk diganti dan dirubah dgn Ideologi lain.
“saya pikir Sikap dan langkah yang diambil oleh para akademisi, Guru Besar, Doktor, Master dan Sarjana juga mahasiswa ini menandakan bahwa kita sudah harus siaga dan waspada dengan ancaman Radikalisme yang ingin meruntuhkan Ideologi Pancasila, mengancam keutuhan NKRI juga menciptakan konflik SARA (suku,agama,ras, antargolongan) yang memecah belah bangsa,” Pungkas Mahasiswa Jurusan Kehutanan ini.
Laporan : La Irdwan



































