Sab. Des 5th, 2020

BEM Teknik Unusra : Kedatangan TKA China Lukai Hati Masyarakat Sultra

1 min read
img-20200626-wa0044

SULTRALINE.ID, KENDARI – Kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tahap pada pada tanggal 23 Juni lalu telah menuai banyak kecaman dan aksi penolakan dari berbagai banyak kalangan di Sultra, terutama dari berbagai mahasiswa dan elemen-elemen lembaga lainnya. Bahkan aksi yang dilakukan berbagai elemen tersebut berakhir bentrok dengan Kepolisian di perempatan bandara Haluoleo, Konawe Selatan.

Pada tahap 1 tersebut sebanyak 156 TKA China didatangkan dan direncanakan pada tanggal 30 juni ini mendatang akan ada tahap 2.

Melihat hal tersebut Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik (FT) Universitas Nadhlatul Ulama Sulawesi Tenggara (Unusra), Muh. Hairul Zaman menganggap kedatangan TKA tersebut sangat melukai hati masyarakat.

“Dengan kedatangan TKA tersebut sangat melukai hati masyarakat Sultra saat ini. Dimana saat ini Indonesia khususnya Sultra belum selesai menghadapi masa pandemi covid-19. Serta banyaknya karyawan lokal yang dirumahkan akibat pandemi dan sampai saat ini belum kembali dipekerjakan, kemudian dengan begitu mudahnya pemerintah memberikan izin kedatangan TKA tersebut. Ditambah lagi pada tahap 1 tersebut tidak ada transparansi mengenai visa dan tes kesehatan yang jelas,” ungkapnya, Jumat (26/6/2020).

Atas dasar tersebut KBM FT Unusra siap mengawal hal tersebut. “Atas dasar tersebut kami KBM FT Unusra siap mengawal hal ini sampai benar-benar ada kejelasan. Kami menuntut pihak gubernur,DPRD dan Imigrasi untuk transparansi terkait hal ini dan memberikan keadilan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kedatangan TKA asal China akan bekerja di perusahaan tambang yang terletak di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe yakni PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT. Obsidian Stainless Steel (OSS) dimana Gubernur Sultra dan Forkopimda telah menyetujui masuknya TKA tersebut yang menurut mereka merupakan tenaga ahli yang akan membangun tungku di perusahaan PT. VDNI dan PT. OSS.

Laporan : TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

€sl Promotion

€sl Promotion