SULTRALINE.ID, WAKATOBI – Sejak ditetapkan Kabupaten Wakatobi sebagai daerah otonom pada tanggal 18 desember 2003 lalu, berbagai macam pencapaian telah dibuktikan oleh daerah yang masih usia remaja ini. 14 tahun berjalan membuktikan wakatobi mampu menjalankan roda pemerintahan secara mandiri baik dibidang pembangunan sumber daya manusia maupun infrastruktur.
Pencapaian itu terus meningkat pada masa kepemimpinan Arhawi dan Ilmiati Daud. hal tersebut dikatakan Bupati Arhawi saat membacakan pidatonya pada upacara hari ulang tahun (HUT) kabupaten Wakatobi yang ke-14 dilaksanakan di lapangan merdeka wangi-wangi. Dengan dihadiri beberapa tamu undangan dari berbagai daerah dan muspida serta muspica se-kabupaten wakatobi, Senin 18 desember 2017.
“Selama masa kepemimpinan saya bersama Ilmiati Daud yang telah memasuki tahun ke dua pembangunan diberbagai Sektor terus bergerak Secara bertahap, antara lain pembangunan dibidang ekonomi yang mana angka kemiskinan pada tahun 2016 menurun sebesar 0,48 persen dari tahun sebelumnya sebesar 16,88 persen. pembanguan dibidang sosial budaya seperti pelestarian budaya yang diselenggarakan diberbagai macam festival, pembanguan bidang infrastruktur seperti jalan, perhubungan, dan pembangunan pendukung leading sektor” ungkapnya, Senin (18/12/2017)
Menurutnya, atas capaian Wakatobi tersebut selama tahun 2016 dan 2017 pemerintah daerah kabupaten Wakatobi mendapat tujuh penghargaan yakni penghargaan pariwisata UPBU kelas III Matahora Tahun 2016 dari Kementerian Pariwisata RI, Penghargaan daya Saing destinasi tertinggi ke-2 se-indonesia tahun 2016 dari Kementerian pariwisata RI,
“Anugerah kebudayaan dan enghargaan Maestro seni tradisi pemerhati budaya Indonesia 2017 Kementerian pendidikan dan kebudayaan RI, penghargaan pesona pariwisata pesona indonesia peringkat II Terbaik untuk kategori Penyelaman terbaik 2017 dari kementerian pariwisata RI, Juara III lomba perpustakaan desa tingkat nasional tahun 2017 kepada perpustakaan wisata desa sombu,” paparnya
“Penghargaan WTP Pengelolaan keuangan dari BPK RI perwakilan sulawesi tenggara tahun 2016 dan tahun 2017, penghargaan Kabupaten/kota prduli Hak Asasi Manusia (HAM) tahun 2017 dari Presiden RI,” tambahnya
Dari sekian banyak pencapain dan penghargaan yang didapatkan oleh Wakatobi, bupati Arhawi mengucapkan terima kasih keberbagai pihak.
“Akhirnya saya mengajak seluruh masyarakat wakatobi agar momentum hari kelahiran wakatobi kita jadikan sebagai inspirasi dan motivasi untuk bahu membahu membangun dan berkarya, lalu kita bingkai catatan perjalanan hari ini dan ke depan dengan kerja yang produktif demi meraih cita-cita dan harapan akan masa depan yang lebih gemilang” tutup Arhawi.
Laporan : Samidin



































