• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
VIDEO CHANNEL
Sultra Line
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video
No Result
View All Result
SultraLine
No Result
View All Result
IMG-20260902-WA0020(1)
Merah Putih Modern Selamat & Sukses Instagram Post (1)
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan
Merah dan Emas Elegan Kartu Ucapan Selamat Naik Jabatan (1)
1
Biru dan Abu-abu Modern Ucapan Selamat Pelantikan Instagram Post
spanduk
us2
IMG-20260606-WA0027
hartoyo
IMG_20260930_185101
1791168021084
ChatGPT Image 5 Okt 2026, 12.09.14
previous arrow
next arrow
Headline
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.
  • Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .
  • Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra
 
Home NEWS

Tangkapan Nelayan di Ekspor, Tapi Kemiskinan Menghantui

by SULTRALINE.ID
4 April 2021
in NEWS
0

(gurita atau octopus)

599
SHARES
922
VIEWS
Share ke WAShare on FacebookShare on Twitter

SULTRALINE.ID, KOLAKA – Salah satu hasil tangkapan nelayan Tanggetada, Kolaka berupa gurita atau octopus. Produk itu kebanyakan di ekspor ke negara-negara maju, tetapi kemiskinan masih menghantaui para nelayan di Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Rumah – rumah berdiri diatas laut dengan model panggung. Jalanan pun dimodel khusus yang disusun dari bahan kayu diatas laut. Arsitektur rumah diatas laut sengaja dibuat nelayan agar bisa memarkir perahu di samping rumah.

(Kondisi rumah nelayan di Tanggetada, Kolaka)
(Kondisi rumah nelayan di Tanggetada, Kolaka)

Setelah berkeliling, awak media ini berjumpa salah seorang ibu bernama Sumiati (55 tahun). Sumiati merupakan pengumpul hasil laut yang ada di Kampung Bajo, Anaiwoi, Tanggetada Kolaka. Dari penuturannya bahwa kurang lebih 45 rumah nelayan mulai bocor – bocor dan butuh untuk perbaikan. Namun, nelayan terjerat kemiskinan sehingga rumah pun tidak sanggup untuk diperbaiki sendiri.

Pada saat  berada di rumah Ibu Sumiati, terlihat istri nelayan pulang balik membawa hasil tangkapan untuk dijual. Setiap nelayan rata-rata mempunyai utang dengan Ibu Sumiati sehingga harga hasil tangkapan sebagian dipotong dengan utang. Begitu seterusnya, nelayan yang ingin melaut, ketika tidak punya biaya datang meminjam uang dengan Ibu Sumiati.

Aktivitas perempuan pesisir tidak hanya menjual hasil tangkapan suami. Menurut Sumiati, untuk perempuan yang sudah menjanda biasa juga terjun menangkap gurita pada saat meti-meti atau air surut. Dengan bermodalkan tombak besi biasa menangkap gurita dalam karang.

“Disini banyak nelayan yang punya banyak anak yang masih kecil – kecil, tapi terjerat utang. Bantuan untuk nelayan seharusnya diberikan ke mereka tetapi terkadang salah sasaran”, Ungkap Sumiati, Sabtu (03/04/2021)

Dalam menjalankan usaha jual beli gurita, Ibu Sumiati biasa membeli gurita minimal 100 kg per hari, dalam sebulan minimal 3 ton yang disetor ke pengumpul. “Adapun harga beli  saat ini mencapai Rp. 40.000 per kilogram. Untuk gurita yang rusak dan dibawah 0.2 kg biasa dibeli Rp. 5.000 sampai Rp. 12.000 per kg” kata Sumiati.

(Ibu Sumiati pengumpul gurita di Tanggetada, Kolaka)
(Ibu Sumiati pengumpul gurita di Tanggetada, Kolaka)

Kampung nelayan ini terdapat 5 pengumpul gurita yang besar. Jadi diperkirakan Ibu Sumiati kampungnya mampu menghasilkan gurita minimal 10 ton perbulan saat musim gurita. Nelayan gurita bukan hanya di Tanggetada tapi terdapat di Kecamatan Toari, Pomalaa, Kota Kolaka dan Wolo.

“Dengan banyaknya hasil tangkapan nelayan yang di ekspor ke luar negeri, tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan, karena terkadang harga beli pengumpul dan perusahaan perikanan dipermainkan”. tuturnya.

Patokan harga hasil laut tidak transparan dan sulit diakses pengumpul seperti Ibu Sumiati. Jadi pengumpul biasa menjual hasil produk dengan harga rugi. Harga patokan produk laut hanya berasal dari mulut ke mulut para pengumpul yang bersentuhan langsung dengan perusahaan pengolahan gurita baik di Kota Kendari maupun Kota Makassar.

Para nelayan dan pengumpul gurita di Tanggetada Kolaka berharap Kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan perlu ditingkatkan oleh semua pihak baik itu Pemerintah di tingkat lokal maupun Nasional.

Untuk diketahui, Kabupaten Kolaka termasuk daerah dengan produksi gurita tertinggi pada tahun 2019 menurut data Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara, yang mencapai 902 ton. Kemudian disusul dengan Kabupaten Wakatobi, Konawe Kepulauan, Buton, Buton Tengah, Buton Utara, Bombana, dan Konawe Utara.

Berdasarkan data Pusat Perikanan Samudera (PPS) Kota Kendari, Gurita yang masuk di perusahaan perikanan Kota Kendari dalam kurun waktu 5 tahun terakhir rata-rata 1.500 – 2.000 ton setiap tahunnya. Gurita di ekspor ke negara Thailand, Vietnam, Jepang, Amerika Serikat, Italy, Yunani, Prancis, Turki, Belanda, Siprus dan Portugal.


Laporan : ERL

Tags: KolakaNelayanPesisirTanggetada
SultraLine Bisa Diakses Melalui Saluran Google News atau Google Berita berikut Ini: CLick
SULTRALINE.ID

SULTRALINE.ID

Related Posts

Wa Ode Nurhayati  Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Dugaan kekerasan kembali menjadi sorotan setelah pemberitaan photo photo kekerasan beredar luas di media sosial yang di alami perempuan...

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

Kandaskan Persaingan Ketat, USN Kolaka Bawa Pulang Penghargaan KMI Expo 2026

by SULTRALINE.ID
2 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID- KOLAKA Purwokerto, 1 Oktober 2026 — Kontingen Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses meraih Juara Harapan II Kategori Stand...

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

by SULTRALINE.ID
1 Oktober 2026
0

SULTRALINE.ID–KENDARI Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, seorang perempuan asal Kendari berusia 47 tahun, Wagiyem, kini harus menjalani perjuangan...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Siswa Smp 1 kendari kembali jadi sorotan perhatian di arena gelanggang kejuaran pencak silat arung palakka champhion 2026 Kabupaten...

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari  Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

Syihab Az Zuhri Jawara Silat asal Sekolah Mts 1 Kendari Gegerkan Kota Bugis,Emas Di Rebut Untuk Sultra

by SULTRALINE.ID
29 September 2026
0

SULTRALINE.ID-KENDARI Nama lengkapnya La Ode Muh.Syihab Az Zuhri di usianya yang masih remaja ia ukir Prestasi membanggakan pesilat remaja berbakat...

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali  untuk sultra

Tampil Gemilang Rafa juliansyah Al Farabi Persembahkan Medali untuk sultra

by SULTRALINE.ID
28 September 2026
0

Sultraline.id -kendari Langkah kecil di atas gelanggang membawa cerita besar bagi Rafa juliansyah AlFarabi siswa Smp negeri 1 kendari, pesilat...

Next Post

USN Kolaka Gelar Syukuran Sederhana Atas Penegerian Yang Telah Masuki Usia Ke 7 Tahun

Arsip Artikel

Sultra Line

Rumah Berita Perjuangan Sultraline
"Setiap Orang adalah Jurnalis, Setiap Peristiwa adalah Berita"

Oplus_131072

Populer Minggu Ini

  • LAKI Sultra: Korupsi PNBP dan Pajak Sektor Industri & Perhubungan Jadi Atensi di 2024

    LAKI Beberkan Pemeriksaan Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Sultra Tak Pernah Dilakukan, Terindikasi Kebocoran Negara Ratusan Miliar 

    3593 shares
    Share 1437 Tweet 898
  • Wa Ode Nurhayati Mengutuk Keras Tindak Kekerasan terhadap Perempuan asal kendari.

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • MIRIS! Wagiyem Berjuang Seorang Diri Menghadapi Dugaan Penganiayaan, Menanti Keadilan di Tengah Luka dan Kesunyian.

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Satu sekolah,Tiga kelas Pertandingan,Tiga Medali ,Siswa SMP 1 kendari ukir Prestasi di kota Bugis .

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Banggakan Sulawesi Tenggara! Sanggar Seni USN Kolaka Siap Berlaga di PEKSIMINAS XVIII 2026

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

Alamat Kantor

Ikuti Kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang
  • Advertise

© 2016-2022 Sultra Line

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Live Youtube
  • Advertorial
  • Video
  • News
  • Berita Video

© 2016-2022 Sultra Line

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In