Sel. Mar 9th, 2021

14 CPNS Formasi Tahun 2019 Lingkup USN Kolaka Jalani Pembekalan Dan Orientasi

1 min read
img-20210222-wa0009

SULTRALINE.ID, KOLAKA – Sebanyak 14 calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2019 kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) lingkup Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menjalani pembekalan dan orientasi di auditorium USN Kolaka, senin 22 Februari 2021.

Keempat belas CPNS ini diantaranya Kharis Syaban, Nichen, Sapriyadi, Widyawati, Sudarnice, Afsitin Joan Tatra, Hendri Yaman, Iyan Nurdiayan Haris, Sartika, Eko Hariyadi, Suriaman, Haerul Purnama, La Ode Dzakir, dan Alfiah Alif.

Pembekalan dan orientasi dipimpin langsung oleh wakil rektor 2 bidang umum dan keuangan usn kolaka, vita astini, st,. Msc. Dimana prosesnya pembekalannya tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi covid19.

Terlihat para CPNS ini menyambut baik dan antusias menerima pembekalan yang diberikan wakil rektor 2, yang nantinya menjadi bekal ketika sudah resmi menyandang pns lingkup USN Kolaka.

(Wakil Rektor 2 USN Kolaka Bidang Umum dan Keuangan, Vita Astini, ST,. MSc)
(Wakil Rektor 2 USN Kolaka Bidang Umum dan Keuangan, Vita Astini, ST,. MSc)

Usai memberikan pembekalan, wakil rektor 2 USN Kolaka Vita Astini, ST,. Msc saat diwawancarai oleh awak media diruang kerjanya mengatakan ini merupakan tindak lanjut dari surat kemendikbud untuk pengaktifan cpns formasi 2019 agar mulai bekerja di maret 2021 ini, sehingga perlu diadakan pembekalan dan orientasi bagaimana itu manajemen ASN.

Lebih jauh ia menjelaskan dalam manajemen ASN itu sesuai dengan undang-undang yang berlaku yakni tentang hak dan kewajiban, kemudian kode etik PNS, terlebih cpns yang diterima ialah dosen sehingga mereka benar-benar memahami kode etik yang ada diantaranya menjunjung tinggi undang-undang, harus netral tidak boleh terlibat politik praktis, dan memiliki integritas yang tinggi.

Olehnya itu Ia berharap kepada seluruh cpns yang mengikuti pembekalan dan orientasi benar-benar serius, terlebih kesemuanya belum sepenuhnya menjadi PNS atau baru 80 persen karena masih ada beberapa proses lagi yang harus dilalui seperti mengikuti pelatihan dasar, pemeriksaan kesehatan yang kemudian akhirnya kembali diusulkan untuk mendapatkan SK 100 persen.

“Pembekalan ini akan berlangsung selama dua hari, sehingga para CPNS ini benar-benar paham terkait manajemen, kedisplinan dan berbagai macam tugas pokok dan fungsi ASN khususnya dilingkup perguruan tinggi dan rencananya penyerahan SK para CPNS ini akan diserahkan langsung oleh pak Rektor pada Selasa 23 februari 2021 besok,” tutupnya.


Laporan : Sri

€sl Promotion

€sl Promotion