SULTRALINE.ID, KENDARI – Pemadaman lampu aliran Listrik PLN yang terjadi di wilayah Kecamatan Kadia dan sekitarnya tanpa ada pemberitahuan resmi atau sosialisasi dari pihak PLN membuat warga resah, bahkan geram.
Pasalnya lampu jarang terjadi pemadaman sehingga warga merasa tidak nyaman, lampu sering mati bahkan bersama jam di tengah malam.
“Kemarin malam terjadi pemadaman sampai pukul 2 pagi terjadi mati lampu, dan ini sangat meresahkan warga jangan sampai alat-alat elektronik mereka bisa rusak,” ucap salah seorang warga kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Muh. Atman, Sabtu (03/05/2025) subuh.
Hingga berita ini di publish belum ada klarifikasi resmi dari pihak pln yang dapat di hubungi.
Menurut chiko sapaan akrabnya, Senin nanti akan mengirim surat langsung ke direktur PLN pusat Darmawan Prasodjo di Jakarta terkait pengelolaan dan pelayanan PLN bagi warga Kota Kendari.
Menurutnya ini adalah upaya dia sebagai warga yang berstatus konsumen pengguna listrik.untuk mendesak pihak PLN agar melakukan langkah langkah yang lebih maju terkait pelayanan dan transparansi pada warga.
Liputan: Tim



































