Sel. Agu 3rd, 2021

Walikota Kendari Ingatkan Camat dan Lurah untuk Maksimalkan Imbauan kepada Warga

1 min read
fb_img_1626688289188

SULTRALINE.ID, KENDARI – Menindaklanjuti himbauan Walikota Kendari, terkait Penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1442 H/2021 M, Pemerintah Kota Kendari menggelar Rapat Koordinasi bersama Camat dan Lurah se-Kota Kendari yang dilaksanakan secara virtual, Minggu (18/7/2021).

Bertempat di Media Center Rujab Wali Kota Kendari, Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir., SE., ME., memimpin langsung rapat yang juga diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari Hj. Nahwa Umar, SE., MM, bersama Kepala OPD terkait. Pada kesempatan ini, Wali Kota Kendari menjelaskan pembatasan yang dilakukan dengan diberlakukannya PPKM, Kota Kendari termasuk dalam wilayah PPKM kategori diperketat sebagaimana dituangkan dalam Surat Edaran yang telah dikeluarkan pada tanggal 6 Juli 2021 lalu.

“Kita di Kota Kendari, berharap dan terus berusaha agar tidak masuk dalam kategori PPKM Darurat. Kota Kendari saat ini berada dalam level PPKM diperketat bersama dengan 43 daerah lain yang juga punya status yang sama. Sehingga ada pembatasan aktifitas masyarakat, dan kita akan batasi sampai jam 5 sore untuk aktifitas kebutuhan pokok, makan dan sebagainya kita masih berikan ruang untuk take away sampai jam 8 malam. Begitu juga aktifitas masyarakat lainnya yang tidak termasuk dalam kategori esensial, termasuk aktifitas perkantoran kita batasi kapasitasnya di posisi 25%. Termasuk juga aktifitas ibadah.” Terangnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap kepada jajaran pemerintah baik Camat maupun Lurah agar bisa meningkatkan kemampuan, pemahaman serta pengetahuan dan mengupdate informasi yang bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu agar memastikan tindakan yang dilakukan di lapangan sejalan dengan kebijakan pemerintah. Menurutnya, hal tersebut merupakan tanggung jawab yang diberikan dan menjadi representasi dari Pemerintah Kota Kendari.

“Dalam situasi PPKM ini, kita harus siap menghadapi masyarakat yang kondisinya berbeda-beda. Selain kita himbau masyarakat agar melaksanakan shalat Idul Adha bisa dilaksanakan di rumah masing-masing, yang perlu kita ingat adalah bagaimana pendekatan perlu kita lakukan secara persuasif, sebab yang mau kita atasi adalah situasi pandeminya.” Tuturnya.

 

€sl Promotion

€sl Promotion