SULTRALINE.ID – KENDARI
Karya ilmiah, hasil penelitian, hingga berbagai inovasi yang lahir dari lingkungan perguruan tinggi tidak cukup hanya menjadi kebanggaan akademik. Karya-karya tersebut juga membutuhkan perlindungan hukum agar memiliki kepastian dan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Semangat itulah yang mendorong penguatan Sentra Kekayaan Intelektual (KI) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka melalui pendampingan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara dalam pembuatan akun layanan merek dan hak cipta.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan layanan kekayaan intelektual di lingkungan kampus, sekaligus membuka jalan bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk mengelola serta melindungi karya dan inovasi yang mereka hasilkan.
Karena itu, kesiapan layanan menjadi salah satu fondasi penting untuk membangun ekosistem inovasi di lingkungan USN Kolaka.
Melalui pendampingan Kemenkum Sultra, terbuka pula ruang kolaborasi untuk meningkatkan kesiapan kelembagaan Sentra KI agar semakin mampu mendukung kebutuhan sivitas akademika.
Ke depan, penguatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya berkarya, meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual, serta mendorong pemanfaatan hasil riset yang memberikan nilai tambah.
Pendampingan pembuatan akun layanan merek dan hak cipta menjadi langkah awal. Tantangan berikutnya adalah memastikan layanan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sivitas akademika.
Dengan Sentra KI yang semakin siap, USN Kolaka diharapkan mampu memperkuat tata kelola karya dan inovasi, sekaligus membangun lingkungan akademik yang lebih sadar terhadap pentingnya kekayaan intelektual.
Pada akhirnya, kemajuan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari banyaknya penelitian yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan mengelola, melindungi, dan memanfaatkan hasil penelitian tersebut untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penguatan Sentra KI USN Kolaka bersama Kemenkum Sultra pun menjadi langkah strategis menuju pengelolaan inovasi kampus yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Editor : Titah




































