SULTRALINE.ID, KENDARI – Tim Kerja Kuliah Nyata (KKN) Tematik Universitas Halu Oleo (UHO) 2024 yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa dari Jurusan Fisika dan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F-MIPA) melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan tema “Penyiraman Tanaman Otomatis” yang bertempat di Balai Desa Jati Bali, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu 24 Agustus 2024
Tim yang diketuai oleh Dr. Wa Ode Sukmawati Arsyad, S.Si., M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk memperkenalkan teknologi modern kepada masyarakat khususnya dalam penyiraman tanaman agar lebih efektif dan efisiensi.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 19.00 wita ini dihadiri oleh sejumlah warga bersama perangkat Desa dan dibuka oleh Kepala Desa Jati Bali, I Made Bidiarta.
Dalam sambutan, Kepala Desa menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Tim KKN Tematik UHO atas kesediaan untuk berbagi informasi dan pengetahuan yang sesuai dengan kondisi masyarakat Desa Jati Bali yang sebagian besar bekerja sebagai petani.
“Terimakasih atas kesediaan TIM KKN Tematik Universitas Halu Oleo untuk berbagi informasi dan pengetahuan terkait dengan teknologi penyiraman tanaman otomatis yang sekiranya ini cocok dengan kondisi masyarakat yang ada di Desa Jati Bali ini” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan harapan kepada masyarakat terkait dengan pelaksanaan kegiatan ini. “Semoga dengan kegiatan ini, masyarakat khususnya para petani dapat membuka wawasan dan mengambil manfaat yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari” tambahnya.


Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi oleh Tim KKN yang memberikan penjelasan lengkap mengenai cara kerja sistem penyiraman otomatis, mulai dari alat dan bahan yang diperlukan, langkah-langkah instalasi, hingga manfaat yang bisa diperoleh dari teknologi ini, seperti penghematan waktu dan air. Masyarakat juga diperkenalkan dengan berbagai komponen utama yang diperlukan untuk membangun sistem penyiraman otomatis, seperti pompa air, sensor kelembaban tanah, dan arduino.
Penjelasan ini disertai dengan demonstrasi penggunaan alat-alat tersebut, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memahami cara kerja masing-masing komponen.
Setelah sesi presentasi selesai, diadakan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh peserta. Ada berbagai pertanyaan terkait implementasi teknologi ini di lahan pertanian mereka. Tim KKN menjawab semua pertanyaan dengan baik dan memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat terkait penyiraman tanaman.
Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Jati Bali, khususnya dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan pertanian.
TIM



































