SULTRALINE.ID, KENDARI – Tim dosen dari Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan pengabdian kepada masyarakat di Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu tepatnya, Minggu 15 Oktober 2023.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memberdayakan masyarakat sekaligus meningkatkan sektor peternakan ayam kampung di wilayah tersebut.
Tim pengabdian ini dipimpin oleh Astriana Napirah, S.Pt.,M.Sc, seorang ahli peternakan berpengalaman yang juga menjadi koordinator proyek. Anggota tim lainnya adalah Rahim Aka, S.Pt.,MP., Amiluddin Indi, S,Pt.,M.Si, dan Hamdan Has, S.Pt.,M.Si, yang turut memberikan kontribusi berharga dalam pelaksanaan program ini.
Kegiatan ini muncul dari kesadaran akan pentingnya meningkatkan produktivitas peternakan ayam, khususnya dalam bidang penetasan telur ayam. Mesin tetas adalah elemen kunci dalam usaha peternakan ayam, tetapi biaya pembelian mesin tersebut sering menjadi kendala, terutama bagi peternak dengan skala usaha kecil dan terbatas.
Dalam pelatihan ini, mesin tetas ekonomis berbahan dasar gabus menjadi fokus utama. Pilihan bahan ini tidak hanya berdasar pada pertimbangan ekonomi, melainkan juga pada keberlanjutan lingkungan. Tim dosen UHO berupaya memberikan solusi praktis kepada peternak ayam kampung agar mereka dapat meningkatkan produktivitas tanpa perlu mengeluarkan biaya tinggi untuk mesin tetas.
Sekretaris Desa Cialam Jaya, Marno Yudistira, mengucapkan terima kasih kepada tim dari Fakultas Peternakan UHO atas kontribusinya dalam pemberdayaan peternakan. Ia menyebut inisiatif ini sebagai contoh kolaborasi yang baik antara akademisi dan masyarakat, yang berpotensi mengembangkan peternak ayam kampung di Desa Cialam Jaya.


Astriana Napirah, S.Pt.,M.Sc, selaku ketua tim, menjelaskan bahwa harapan mereka adalah kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan hasil produksi peternak ayam. Selain itu, mereka berharap mesin tetas berbahan dasar gabus ini dapat menjadi model pembelajaran bagi masyarakat lain di Desa Cialam, karena proses pembuatannya relatif sederhana asalkan diikuti dengan benar.
“Pengabdian ini diharapkan memberikan manfaat signifikan bagi peternak ayam kampung di Desa Cialam Jaya, mendorong pertumbuhan berkelanjutan dalam usaha peternakan, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal dalam pencapaian pembangunan pedesaan yang berkelanjutan dan inklusif,” pungkasnya.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































