SULTRALINE.ID, MUNA -Serikat Pejuang Rakyat Tongkuno Raya, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna kembaki nelakukan aksj unjuk rasa blokade Jalan di Depan Pasar Sentral Wakuru dan di depan SPBU Wakuru, Kecamatan Tongkuno.
Aksi yang dimulai sejak Minggu (07/06/2020), hingga hari ini Rabu 10/06/2020 belum juga mendapat klarifikasi dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) terkait perbaikan jalan di Kecamatan Tongkuno, selain menutup jalan poros Raha – Wamengkoli, SPR Tongkuno Raya juga menyandra Damri Kendari-Mawasangka.
Ketika di hubungi oleh awak media, Jendral Lapangan, Muhammad Sidiq mengungkapkan “kerusakan jalan di kec. Tongkuno telah meresahkan masyarakat, pasalnya pemerintah pusat maupun daerah belum memberikan kejelasan terkait perbaikan jalan di Kec. Tongkuno, terlebih lagi kerusakan jalan ini telah memakan banyak korban dan sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah terkait,” katanya.


Dalam aksi unjuk rasa ini, Serikat Pemuda Rakyat Tongkuno Raya yang tergabung dari berbagai elemen pemuda, pelajar, mahasiswa maupun masyarakat menuntut agar pemerintah segera Memberikan kejelasan dan Tindak lanjut terkait perbaikan jalan.
“Kami sangat geram terhadap kinerja pemerintah yang lamban dalam menindak lanjuti perbaikan Jalan Kec. Tongkuno yang makin hari makin mengalami kerusakan, terlebih lagi jalan di Kec. Tongkuno ini kondisinya sangat buruk berbeda dengan kondisi jalan yang ada di Kecamatan lain yang ada di Kab. Muna” ujar Elvi salah satu masa aksi.
Berdasarkan Pernyataan sikap dalam aksi unjuk rasa menuntut agar pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga segera melakukan perbaikan jalan Kec. Tongkuno. Maka massa Aksi mengharapkan agar yang menjadi tuntutan mereka di terima dan di tindak lanjuti oleh pemerintah Sulawesi Tenggara, DPR RI, Presiden, dan semua pihak yang bersangkutan.
“Kami akan melepaskan Damri ini jika Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga hadir dan melihat langsung kondisi jalan di Kec. Tongkuno ini” tegas Koordinator Lapangan 1, Muhammad Ruslan.
Hingga saat ini awak media masih memantau perkembangan aksi di lapangan.
Laporan : Citizen Journalist Sultraline, Kina



































