SULTRALINE.ID, MUNA – Sejarah baru tercipta di Desa Lanobake, Kecamatan Batukara, Kabupaten Muna, dengan dilakukannya penebaran benur udang vannamei di tambak tradisional desa tersebut pada Selasa (20/05/2025).
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan sektor perikanan yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dalam program ini, sebanyak 40.000 benur udang vannamei disebar ke empat petak tambak dengan rincian jumlah masing-masing 5.000, 10.000, 10.000, dan 15.000.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi tambak tradisional di Desa Lanobake sebagai motor penggerak perekonomian lokal.
Kepala Desa Lanobake, Agustan Kaeda, menyampaikan optimismenya terhadap program ini.
“Kami terus berupaya agar masyarakat Desa Lanobake dapat memiliki kehidupan yang lebih baik. Salah satu upaya tersebut adalah melalui pengembangan tambak udang vannamei ini. Ke depan, kami berharap hasil dari tambak ini bisa memberikan dampak signifikan bagi perekonomian desa,” ujarnya.

Program ini tidak hanya membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan desa.
Dengan pendekatan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, Desa Lanobake bercita-cita menjadi model bagi desa lain dalam memanfaatkan potensi sumber daya lokal.
Penebaran benur udang vannamei ini mencerminkan komitmen Desa Lanobake untuk terus maju dan menciptakan perubahan positif. Keberhasilan program ini akan menjadi bukti bahwa pengelolaan sumber daya lokal yang baik dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat.
Penulis : Baharuddin.



































