SULTRALINE.ID, MUNA – Selama sepuluh bulan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muna, Bachrun Labuta telah membuktikan komitmennya dalam meningkatkan aksesibilitas dan mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah Kabupaten Muna.
Menjelang masa cuti kampanye, Bachrun telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera mengidentifikasi dan menangani sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan parah.
Salah satu fokus utama adalah di Kecamatan Bone dan Marobo, yang selama ini menghadapi kendala akses akibat kerusakan jalan.
“Tidak ada lagi janji-janji manis. Jalan Bone-Marobo kita prioritaskan tahun ini dan 2025 agar masyarakat bisa segera menikmati akses jalan yang lebih baik,” ujar Bachrun. Sabtu, (12/10/2024).

Kepala Dinas PUPR Muna, Mustajab, menjelaskan bahwa proyek pengaspalan ruas Wasolangka-Wadolau-Marobo sepanjang 4,9 kilometer kini tengah dikerjakan.
“Anggarannya sebesar Rp 17 miliar dan bersumber dari Instruksi Presiden (Inpres) tentang peningkatan jalan daerah” kata Mustajab.
Selain itu, sesuai arahan Bachrun, alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 akan difokuskan untuk perbaikan jalan di Bone dan Marobo. Beberapa proyek prioritas yang telah direncanakan antara lain:
1. Wasolangka-Bone Kasintala: Rp 10 miliar.
2. Bone Kasintala-Bone Tondo: Rp 7,2 miliar.
3. Bone Tondo-Marobo: Rp 10 miliar.
4. Lawama-Bone Kasintala: Rp 16,3 miliar.
Kebijakan Bachrun mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Banyak warga menyambut baik program ini karena kerusakan jalan selama ini berdampak signifikan pada kegiatan sehari-hari. Perbaikan infrastruktur diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Penulis : Baharuddin.



































