SULTRALINE.ID, MUNA – Rektor Universitas Karya Persada Muna, Prof.Dr.Ir. Usman Rianse, MS jadi Narasumber dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bersama Kelompok Nelayan di Desa Lagasa Tahun 2024 yang di Selenggarakan Bawaslu Muna, pada Jum’at, 29 Desember 2023, pukul 09.00 WITA, di Hotel Tiga Dara, Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Muna Bapak Al Abzal Naim, SP, MM, yang di Hadiri oleh Masyarakat Nelayan Desa Lagasa.
Dalam pemaparan materi, Rektor Universitas Karya Persada Muna, Prof.Dr.Ir. Usman Rianse, MS, menjelaskan tentang Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bersama Kelompok Nelayan di Desa Lagasa mengambil tema terkait isu-isu krusial dalam pemilihan umum. Menurut Prof tema ini sangat penting agar ke depan dapat mengetahui potensi-potensi apa saja dan isu-isu krusial apa saja yang ada pada tahapan pemilu sampai dengan pemilihan umum 14 Februari 2024, yang akan datang.
Lebih lanjut Mantan Ketua Forum Rektor Seluruh Indonesia ini menyebutkan beberapa isu krusial dalam Pemilu 2024 yang mesti dihindari, karena akan menghambat proses peningkatan kualitas dan pendewasaan demokrasi di Indonesia. Pertama, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi seputar pemilu. Lalu, politik identitas, serta politik uang.
Untuk itu, Rektor UKPM mendorong semua pihak agar bekerja sama untuk menyukseskan Pemilu 2024. Dia pun berharap agar partisipasi pemilih meningkat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, karena memilih merupakan Hak dan Kewajiban konstitusi bagi seluruh masyarakat di Indonesia yang sudah memenuhi syarat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada.
“Saya berharap, Pemilu 2024 nanti berjalan lancar sehingga tingkat partisipasi pemilih akan meningkat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prof. Usman Rianse juga mengatakan bahwa semua yang hadir dalam acara ini memegang peranan yang penting dalam merawat dan meningkatkan kualitas demokrasi. Oleh karena itu, dia meminta agar Pemilu 2024 bisa dijadikan momentum untuk membangun demokrasi yang lebih baik.
“Mari ciptakan tahun 2024 sebagai momentum untuk membangun lanskap politik dan demokrasi lebih baik demi kemajuan bangsa di masa depan, serta laporkan bila ada terjadi persoalan atau masalah Pemilihan Umum,” tutur mantan Rektor Universitas Haluoleo dua periode ini.
Acara ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan dan kesadaran masyarakat dalam menjalankan hak suaranya serta turut menjaga keberlangsungan demokrasi yang ada di Muna.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pengawasan pemilu dan bagaimana peran mereka dalam menjaga integritas pemilu,” sambung Prof Usman Rianse.


Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif ini mendapatkan sambutan yang positif dari peserta. Mereka menyambut baik inisiatif Bawaslu Muna, dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu.
Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat Pesisir Desa Lagasa Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pengawasan pemilu dan berperan aktif dalam menjaga integritas pemilu di tahun 2024.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































