SULTRALINE.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus menuntaskan pekerjaan pembangunan jalan kembar Kali Kadia hingga RSUD Kendari atau inner ring road.
Apalagi kehadiran jalan tersebut dinilai mampu mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di Jalan ZA Sugianto.
Saat dikonfirmasi kepada Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan pekerjaan inner ring road sudah masuk tahapan pekerjaan struktur jembatan dan beton jalan.
“Insyallah tetap sesuai skedul, sekarang sudah 70 persen progresnya, sementara pekerjaan pancang jembatan dan lantai kerja jalanan untuk dibeton,”ucap Sulkarnain baru-baru ini.
Sulkarnain menuturkan, kondisi cuaca yang kerap hujan selama beberapa pekan ini menjadi penghambat proses pekerjaan strukturnya.
“Yah memang karena hujan jadi sedikit menghambat tapi karena lantai kerja sudah rampung maka secepatnya akan dilakukan cor beton jalan dan pasang balok jembatannya. Kita upayakan tahun ini sudah rampung semua,”kata Ketua ISSI Sultra ini.
Sementara Dinas Teknis dalam hal Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari melalui Kepala bidang (Kabid) Bina Marga dinas PUPR Kendari Abdul Malik menjelaskan pekerjaan inner ring road ini ada dua item yaitu rigid jalan beton dan pekerjaan empat unit jembatan.
Menurutnya tahapan rigid jalan beton akan mulai dikerjakan pekan ini terlebih alatnya sudah berada di Kota Kendari.
“Sedangkan untuk jembatan yang terletak di rujab walikota sudah selesai pancangnya terpasang, setelah itu kita akan tes uji beban minggu ini sisa tunggu yang datang tes dari Makasar hari rabu nanti,” ungkap Abdul Malik saat ditemui di Kantor Dinas PUPR Kendari, Selasa 30 Agustus 2022.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk pekerjaan jembatan baloknya telah dipesan dari luar daerah dan siap untuk dikirim setelah itu menunggu pemasang abudmen atau fondasi bawah jembatan.
“Baloknya itu kita pesan di PT Wika saya dapat infonya sudah ada beberapa yang sudah dicetak. Abudmennya kan sisa dipasang karena pancangnya sudah ada.
Sekitar 1 bulan kita liat betonnya.
Mudah-mudahan bulan 9 ini bisa datang baloknya, saya sudah hubungi penyedia nya kalau bisa balok yang sudah jadi dibawa saja paling tidak 25 meter” terangnya.
Ia berharap pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu, akan tetapi kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi diakuinya membuat molor pekerjaan.
Menurutnya seharusnya pemasangan pancang selesai pekan lalu, namun karena cuaca terpaksa molor sedikit.
“Kalau hujan otomatis pemancangan hentikan. Takutnya ada kena petir atau hal yang lain pada saat pemancangan,” ujarnya.
Masalah cuaca ini juga menghambat proses mobilisasi material timbunan yang digunakan di lokasi pekerjaan, jika hujan tiba mobil pengangkut material tidak bisa masuk ke lokasi.
“Karena curah hujan tinggi selama ini mengakibatkan timbunan selalu terlambat pengirimannya ke lokasi dan pasti pekerjaan berhenti” sambung Malik.
Kendati begitu, Malik yakin pekerjaan ini bisa rampung secepatnya, asalkan cuaca berangsur membaik.
“Setiap hari saya cek di lokasi, sebentar saya rapat evaluasi progres memang betul-betul kita push. Insyallah bundaran juga minggu ini dikerja sisa tunggu petugas tes PDA dari Makasar.Semoga jika cuaca mendukung, pastinya tahun ini jalan inner ring road sudah bisa dipakai masyarakat,”tutup Malik.
Diketahui Pembangunan jalan alternatif inner ring road (Jalan Kembar) dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan dan perkembangan wilayah Kota Kendari yang dijadwalkan bisa digunakan di akhir 2022 ini.
Pembangunan jalan Kembar memanfaatkan pinjaman lunak Program Pemulihan Ekonomi (PEN) pemerintah pusat, dimana Pemerintah Kota Kendari mengusulkan pinjaman sebesar Rp 374 miliar, dengan pembangunan jalan kembar sendiri menelan biaya mencapai Rp 220 Miliar.
Laporan: TIM



































