SULTRALINE.ID, MUNA – Kepolisian Resor (Polres) Muna resmi memulai Operasi Ketupat Anoa 2025 guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1416 H.
Sebanyak 123 personel dikerahkan, didukung oleh TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan instansi terkait lainnya.
Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti, menyatakan bahwa personel akan ditempatkan di tujuh pos pengamanan yang tersebar di wilayah Muna dan Kabupaten Muna Barat. Pos-pos ini dirancang untuk memberikan pelayanan dan memastikan kelancaran perjalanan para pemudik.
“Personel yang kami sebar di tujuh pos pengamanan bertugas untuk melayani dan memastikan kelancaran arus mudik,” kata AKBP Indra Sandy Purnama Sakti dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Anoa 2025, Kamis (20/03/2025).
Untuk mencegah penumpukan penumpang di pelabuhan, Polres Muna telah menjalin koordinasi dengan pihak ASDP dan Syahbandar. Dengan dioperasikannya feri Torobulu-Tondasi di Muna Barat, Kapolres optimistis beban di pelabuhan feri Tampo akan berkurang.
Kapolres juga mengingatkan pemudik untuk memprioritaskan keamanan rumah sebelum berangkat, seperti mematikan alat elektronik, mengunci pintu dan jendela, serta tidak meninggalkan barang berharga. Penggunaan kamera pengawas (CCTV) juga disarankan untuk menambah keamanan.
“Pemudik wajib membawa dokumen berkendara seperti SIM, STNK, dan KTP. Selain itu, gunakan helm SNI, sabuk pengaman, jangan berboncengan lebih dari dua orang, dan patuhi rambu-rambu lalu lintas,” tambah Kapolres.
Di sisi lain, Bupati Muna, Bachrun Labuta, mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan dan memastikan kendaraan dalam keadaan prima demi kelancaran perjalanan mudik.
“Pastikan tubuh dan kendaraan dalam kondisi prima. Jaga kesehatan serta keselamatan selama perjalanan agar bisa selamat sampai tujuan dan berkumpul dengan keluarga di kampung halaman,” ujar Bachrun.
Operasi Ketupat Anoa 2025 ini diharapkan mampu menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat yang hendak merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
Penulis : Baharuddin.



































