SULTRALINE.ID, MUNA – Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, melaksanakan Workshop dan Coaching Clinic dengan Pemerintah Kabupaten Muna.
Antun Nastri Sidik.R.K, yang juga Sebagai Koordinator Pusat Inovasi Administrasi Negara LAN-RI menjelaskan bahwa inovasi daerah kabupaten Muna sudah bagus dan baik, tinggal di tingkat, karena dengan kemajuan zaman yang yang terus berubah maka kita harus menambah bobot inovasi. Olehnya itu dengan road map ini kita coba arahkan bagaimana kaitan inovasi yang sudah dikembangkan menuju inovasi yang berdampak. Dampak nya itu apa, misalnya mengurangi kemiskinan, meningkatkan investasi, dan digitalisasi untuk mengimplementasikan prioritas prioritas pembangunan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Muna sendiri.
“Digitalisasi merupakan hal penting dan bagian dari prioritas Reformasi Birokrasi, sehingga digitalisasi bisa mendorong implementasi untuk target target pembangunan yang lain, misalnya dengan meningkatkan pelayanan investasi, layanan publik kepada masyarakat yang lebih baik. Digitalisasi juga sebagai alat penggerak atau pendorong untuk bagaimana kita berinovasi dan berkinerja lebih baik,” ungkapnya.


Sebagai penutup pihaknya berharap dengan kegiatan ini bisa punya acuan inovasi yang bisa dikembangkan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Sehingga OPD bisa lebih fokus dalam mengembangkan inovasinya, utamanya pada indikator – indikator kinerja yang menjadi tanggung jawab Perangkat Daerah.
“Selain itu dengan menguatnya dampak yang di hasilkan pada saat menginput atau Bimtek Inovasi Daerah rangkingnya bisa meningkat seiring dengan kualitas Inovasinya,” tutup Koordinator Pusat Inovasi Administrasi Negara LAN-RI ini.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































