Sab. Feb 27th, 2021

Perkuat Manajemen Resiko dan Tata Kelola di Masa Pandemi Covid-19, AAIPI se Indonesia Gelar Rakernas 2020

1 min read
img-20201223-wa0045

SULTRALINE.ID, KENDARI – Inspektorat Kota Kendari mengikuti Rakernas Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) 2020 secara Virtual melalui Aplikasi Zoom Meeting Serta Live via Youtube.

Adapun Tema Kegiatan ini adalah Optimalisasi Emerging Technologies Untuk Menguatkan Peran APIP dimasa Tatanan Normal Baru yang di laksanakan di Aula Serbaguna Inspektorat Kota Kendari, Rabu (23/12/2020).

Ketua Umum AAIPI sekaligus Inspektur Jendral Kemenkeu RI Sumiyati dalam laporannya yang sekaligus membuka kegiatan tersebut mengatakan, sesuai dengan AD/ART AAIPI , Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) tahun 2020.

(Ketgam : Inspektorat Kota Kendari saat mengikuti)
(Ketgam : Inspektorat Kota Kendari saat mengikuti saat mengikuti rakernas yang diselenggarakan AAIPI)

 

Serta untuk menentukan Program kerja tahun 2021 yang sejalan dengan rencana strategis AAIPI dan rencana kerja Pemerintah, serta menyesuaikan dengan kondisi dan tantangan Pemerintahan kedepan khususnya dalam menghadapi era Digital setelah pandemi covid 19.

“Karena tantangan kedepan inilah Rakernas AAIPI Tahun 2020 mengusung Tema Optimalisasi Emerging Technologies Untuk menguatkan Peran APIP dimasa Tatanan Normal Baru ” Terangnya.

Sementara Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dalam pidatonya Mengatakan, organisasi Aparat Pengawas Internal pemerintah (APIP) didirikan dengan tujuan memberikan suatu Independen Escurens bagi organisasi Pemerintah didalam Managemen Resiko, menjaga Tata Kelola dan untuk meyakinkan bahwa internal kontrol dalam Pemerintah berjalan dengan efektif.

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, Perlu adanya pengawasan internal terhadap Managemen Resiko,Tata Kelola dalam Sebuah organisasi.

“Kita faham bahwa membangun sebuah reputasi, kredibilitas dan kepercayaan itu sangat sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membangunnya. sedangkan menghancurkannya sangatlah mudah ketika ada pelanggaran Tata kelola seperti korupsi , begitu ada skandal dia langsung hancur untuk itu resiko perlu di kelola dan tata kelola harus terus dijaga sehingga peran APIP sangat dibutuhkan dan menjadi kunci dalam pengawasan internal bahkan dalam suasana normal sekalipun ” Tegas Menteri Keuangan RI.

Adapun Poin yang dalam kegiatan tersebut adalah sebagai berikut APIP harus beralih ke digitalisasi , APIP harus menjadi early warning system bagi Organisasi dan Continous Auditing harus diikuti dengan Continous Monitoring.

Kegiatan yang berlangsung secara virtual ini di ikuti seluruh APIP di Seluruh Indonesia.


Laporan : Ismar Indarsyah

€sl Promotion

€sl Promotion