SULTRALINE.ID, MUNA. Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Muna menggelar Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke – 65, di lapangan Upacara Kantor Bupati Muna, Kamis, 04-07-2024
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muna, H. Bachrun Labuta mengatakan, bahwa di tahun 2024 ini adalah tahun ke 3 (Tiga) dirinya bersama dengan Rusman Emba menjadi pemimpin Daerah. Dirinya tetap berkomitmen akan terus memberikan perhatian pada pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar masyarakat seperti jalan, air bersih, sanitasi, pendidikan dan kesehatan.
“Komitmen kami dalam memimpin roda pemerintahan adalah mengurangi tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan, mengendalikan tingkat inflasi dengan meningkatkan produksi dan bahan pangan strategis, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan serta mencegah dan menurunkan prevalensi Stunting serta mewujudkan program satu Desa produk komunitas unggulan,” kata H. Bachrun.
Lanjut Bachrun, Bahwa saat ini Kabupaten Muna terus menggenjot sektor pertanian melalui pengembangan jagung kuning yang saat ini telah di dukung dengan adanya pabrik jagung di Desa Bea Kecamatan Kabawo serta penyediaan lahan yang luas.
“Oleh itu, saya mengajak kita semua untuk secara bersama-sama jadikan Kabupaten Muna sebagai sentra produksi jagung di Sulawesi Tenggara dan Nasional. Itu bukanlah hal yang mustahil, optimisme harus kita bangun dan tanamkan dalam diri Pemerintah dan Masyarakat,” jelasnya.

Begitu pula disektor perhubungan, Pemuda Muna telah membuka akses transportasi laut melalui pelayanan kapal Feri Raha-Maligano dengan menggunakan subsidi Daerah sehingga masyarakat yang menggunakan kapal feri tersebut tidak di pungut biaya.
Ia juga menambahkan, bahwa dalam tata Pemerintahan dan Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna berhasil mencapai dan mempertahankan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) secara berturut – turut 8 kali.
Untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai, Kabupaten Muna menaikan TPP sebesar 4% untuk seluruh ASN pada tahun 2924. Bagi PNS dan PPPK yang sebelumnya belum dapat, InsyaAllah tahun ini bisa. Dan khusus untuk tenaga Kesehatan dan Guru non sertifikasi, Pemerintah akan menaikan 20% dari TPP yang diterima tahun 2023.
“Pembayarannya kita masih menunggu regulasi yang sekarang memasuki tahapan terakhir verifikasi berkas di Kementerian Keuangan Republik Indonesia, mudah-mudahan setelah izin keluar akan segera di bayarkan karena sudah tersedia dalam anggaran APBD 2024,” tutupnya
Penulis : Baharuddin.



































