SULTRALINE.ID, MUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM menggelar pertemuan di Desa Moolo, Kecamatan Batukara, Senin (29/09/2025).
Pertemuan ini membahas rencana eksplorasi minyak yang akan dilaksanakan di wilayah Muna Timur.
Sub Koordinator Penyiapan Wilayah Kerja Migas, Hotmad Sijabat, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyusun konsep persiapan lelang wilayah kerja migas di Muna. Menurutnya, tiga perusahaan multinasional sudah menyatakan kesiapan untuk ikut serta dalam tender.
“Proses lelang kita rencanakan berlangsung Desember 2025, dengan penandatanganan kontrak pada Februari 2026. Sebelum itu, kami akan berkoordinasi dengan Gubernur Sultra dan melengkapi data agar investor lebih yakin,” jelas Hotmad.
Ia menambahkan, potensi cadangan minyak di Muna Timur cukup menjanjikan. Namun, sebagian besar data masih bersumber dari eksplorasi lama sehingga perlu diperbarui. Karena itu, pihaknya juga melibatkan perguruan tinggi untuk memastikan keakuratan data yang akan dijadikan dasar lelang.
“Cadangan minyak hanya bisa dibuktikan melalui pengeboran. Data bor lama sangat penting untuk dievaluasi. Dari situ baru ditentukan titik pengeboran baru,” katanya.
Sementara itu, Bupati Muna Bachrun Labuta menegaskan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah pusat. Ia menginstruksikan para camat dan kepala desa di wilayah Muna Timur agar proaktif membantu proses identifikasi titik-titik potensial migas.
“Tugas pemerintah daerah adalah memfasilitasi. Kita berharap sumber migas benar-benar ada di Muna Timur. Mari luruskan niat dan terus berdoa agar hasil bumi ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat Muna,” pungkas Bachrun.
Penulis: Baharuddin



































