Sel. Mar 9th, 2021

Menuju 9 Desember, GMNI Muna Berharap Pilkada Muna Berlangsung Secara Aman dan Damai

1 min read
img-20201113-wa0000

SULTRALINE.ID, MUNA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Muna berharap agar pilkada Muna yang akan di gelar pada tanggal 9 Desember 2020 bisa berjalan aman dan damai tanpa ada gesekan di tengah-tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua DPC GMNI Muna, Bung Ridwan, dalam keterangan persnya, Kamis 12 November 2020.

Ketua DPC GMNI Muna itu menuturkan bahwa pilkada adalah alat demokrasi bagi segenap masyarakat untuk menentukan pemimpinnya di waktu 5 tahun kedepannya.

“Saya berharap kepada segenap Tim Paslon Rusman Emba (RE) maupun Tim Paslon Rajiun Tumada (RT) agar melaksanakan Kampanye yang berkualitas, aman dan damai, karena pada dasarnya Pilkada lahir untuk menciptakan adu gagasan dan adu Program antar Paslon,” Ungkap Bung Ridwan, Ketua DPC GMNI Muna.

Selain itu, Sekretaris DPC GMNI Muna Sarinah Indah menambahkan, agar kiranya pilkada Muna yang akan digelar 9 Desember 2020 bisa berjalan sesuai dengan Mekanisme aturan yang ada.

“Kami DPC GMNI Muna menginginkan Pilkada Berjalan aman dan damai, tanpa ada gesekan di tengah-tengah masyarakat” Tutur Sarinah Indah.

Mahasiswa Akbid Paramata Raha ini juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkada merupakan bagian dari demokrasi, yang harus dijunjung tinggi dan tunduk pada regulasi Undang-Undang ataupun peraturan.

Oleh karena itu, Sarinah Indah mengajak para kontestasi peserta pilkada dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Muna, agar tidak menggunakan isu konflik dan sara dalam pesta demokrasi kali ini.

“kita jauhi perpecahan, pertikaian dan perkelahian yang berdampak sensitif di tengah kehidupan bermasyarakat. Perbedaan bukan suatu perpecahan, pertikaian ataupun perkelahian, melainkan sebuah warna demokrasi yang memiliki nilai dan harapan masyarakat. Jangan jadikan perbedaan sebagai pertikaian dan perpecahan.” pungkasnya.

Sekedar informasi, Pilkada Muna dalam beberapa pekan terakhir ini memang sangat menyita perhatian publik. Pasalnya kedua tim pendukung saling serang satu sama lain, yang ujungnya masyarakat juga yang dirugikan.

Laporan : TIM

€sl Promotion

€sl Promotion