SULTRALINE.ID, KENDARI – Markas besar Lembaga Aliansi Pemuda Pelajar Sulawesi Tenggara (AP2 Sultra) yang terletak di jalan Orinunggu, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari diserang orang tak dikenal (OTK) sekitar pukul 23.48 Wita, Jumat, 16 April 2021.
Akibatnya rak sepatu dan mimbar mengalami kerusakan. Tak terima atas penyerangan itu, Dewan Pembina Lembaga AP2 Sultra, La Ode Hasanuddin Kansi langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Poasia, Polres Kendari, pada Sabtu dini hari (17 April 2021)
“Pasca kejadian saya langsung melaporkan ke Polsek Poasia agar oknum tersebut segera ditangkap,” katanya sembari memperlihatkan bukti pelaporan dengan nomor : Lap. Aduan/166/IV/2021/SPKT “A”/Sultra/Res-Kdi/Sek.Poasia, dengan Yang menerima aduan ialah Bripka Haswar.

Pria yang kerap disapa Hasan ini mengatakan, kedatangan dua preman tersebut yang menggunakan topeng dan memegang parang panjang diduga suruhan seseorang.
“Saya curiga ada hubungannya dengan wacana aksi lembaga AP2 Sultra terkait dugaan korupsi DAK SMA Prov. Sultra TA. 2020 serta dugaan korupsi dana BOS di kabupaten Muna TA. 2017, yang akan kami gelar Senin ini (19 April 2021),” cetusnya
Ia menegaskan, agar pelaku penyerangan serta pengrusakan fasilitas kantor markas besar lembaga AP2 SULTRA harus secepat mungkin ditangkap polisi.
“Mengingat tindakan dan perbuatan premanisme seperti ini merupakan perbuatan melanggar hukum dan membunuh karakter serta semangat generasi muda dalam demokrasi di bangsa ini,” tegas Hasan.
Laporan : TIM



































