SULTRALINE.ID, KOLAKA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilan Belas November (USN) Kolaka baru-baru ini melaksanakan program literasi membaca di SD Negeri 1 Malaha, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Kegiatan ini bertempat di kantor Desa Malaha, dan merupakan salah satu program kerja KKN tahun 2024 yang difokuskan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa-siswi di desa tersebut pada (29/08/2024).
Kepala Sekolah SD Negeri 1 Malaha, Jumalang, S.Pd. menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya peningkatan literasi di kalangan siswa, mengingat kurikulum yang kini digunakan membuat banyak anak kesulitan memahami makna dari kalimat yang mereka baca.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN USN. Literasi adalah fondasi utama dalam pembelajaran, dan program ini sangat membantu anak-anak di sekolah kami yang masih memerlukan banyak pendampingan dalam memahami bacaan mereka,” ujar Jumalang.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan agar anak-anak dapat membangun kebiasaan membaca yang baik dan pemahaman yang mendalam terhadap teks yang mereka baca.
Sementara itu, Ketua Posko KKN USN Malaha, Farhan, menjelaskan bahwa program literasi ini bertujuan untuk membantu siswa-siswi SD Negeri 1 Malaha agar tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami isi dari bacaan yang mereka lakukan.
“Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan menginterpretasikan informasi dengan benar. Harapan kami, kegiatan ini dapat meningkatkan minat baca serta kemampuan literasi siswa,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN juga memberikan bimbingan tentang cara membaca yang efektif serta membantu siswa memahami makna setiap kalimat dan paragraf yang mereka baca. Beberapa permainan edukatif juga dilakukan untuk membuat siswa semakin bersemangat dalam mengikuti program literasi ini.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara mahasiswa, guru, dan siswa, di mana siswa-siswi diberikan kesempatan untuk mengekspresikan pendapat mereka tentang pengalaman belajar membaca yang baru ini.
TIM



































