SULTRALINE.ID, KENDARI – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si. mengapresiasi dan memuji hasil karya Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari dalam kontribusi nyata tanggap COVID-19.
Menurutnya, selama masa pandemi ini Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Indonesia telah berpartisiapsi dalam penanganan dampak COVID-19. Salah satunya adalah Pelatihan Tanggap COVID-19 yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan di BLK Kendari yang peserta pelatihannya melibatkan para korban PHK, pekerja yang dirumahkan serta pelaku usaha kecil yang tidak lagi berproduksi akibat pandemi.
Dimana, hasil pelatihan Tanggap COVID-19 berupa masker, wastafel, makanan siap saji dan lain-lain yang dibagikan selama masa pandemi, juga telah berkontribusi dalam menangkal penularan COVID-19 sekaligus mengurangi beban masyarakat yang terdampak pandemi.
“Untuk itu saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BLK yang telah berkontribusi nyata dalam penanangan dampak COVID-19 ini,” kata Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah saat menerima Kepala BLK Kendari, Dr. La Ode Haji Polondu, S.Pd.,M.Pd. bersama Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Drs. Bambang Satrio Lelono, M.A. di Ruang Kerja Menteri Ketenagakerjaan RI, Jakarta Selatan ( Jumat, 12 Juni 2020).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BLK Kendari, La Ode Haji Polondu menyerahkan 200 pieces Masker Hasil Pelatihan Tanggap COVID-19 BLK Kendari kepada Menteri Ketenagakerjaan RI.
Lebih lanjut Menteri Ida Fauziyah mengatakan, kali ini Ia baru saja menerima hasil pelatihan dari BLK Kendari. Hasil-hasil pelatihan berupa makanan, masker dan wastafel telah dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Gugus Tugas COVID Daerah.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kepala BLK Kendari, Bapak La Ode Haji Polondu bersama Keluarga Besar BLK Kendari atas kerja kerasnya dalam bersinergi program dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara guna secara bersama-sama berusaha memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Provinsi Sulawesi Tenggara,” terangnya.
Menteri Ida Fauziyah berharap agar semua BLK di seluruh Indonesia terus memasifikasi program pelatihan tanggap COVID dan bersinergi dengan pemerintah daerah dan gugus tugas COVID daerah dalam penanganan pandemi.
“Dengan terus bergandengan tangan, kita harus optimis dapat mengatasi kesulitan akibat pandemi ini. Semoga bencana COVID ini segera berakhir sehingga kita dapat kembali bekerja secara lebih produktif,” pungkas orang nomor 1 di Kementerian Ketenagakerjaan RI ini.
Atas apresiasi yang diberikan itu, Kepala BLK Kendari, La Ode Haji Polondu mengucapkan terima kasih kepada Menteri Ketenagakerjaan dan Dirjen Binalattas yang selalu memberikan masukan dan dukungannya.
“Sebagai Kepala BLK Kendari saya menyampaikan terima kasih kepada Ibu Menteri dan Bapak Dirjen Bina Lattas Kemnaker RI, sekaligus saya merasa bersyukur, berbahagia dan bangga atas apresiasi Ibu Menteri kepada seluruh BLK se-Indonesia khususnya BLK Kendari. Insya Allah perhatian dan apresiasi Ibu Menteri ini akan semakin menambah motivasi dan semangat kerja kami untuk berbuat yang terbaik dalam bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara serta Pemerintah Kabupaten/Kota se Sulawesi Tenggara agar BLK Kendari bisa sedikit memberikan manfaat kepada masyarakat terutama dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi COVID-19 ini,” ucap Mantan Kepala Bagian Rumah Tangga Kemnaker RI ini.
Untuk diketahui pelatihan tanggap COVID-19 di BLK Kendari menargetkan pembuatan wastafel yang dilaksanakan oleh kejuruan las sebanyak 8 paket akan memproduk minimal sebanyak 120 wastafel, pembuatan masker yang dilaksanakan oleh kejuruan menjahit sebanyak 10 paket akan memproduksi minimal sebanyak 80 ribu masker dan memasak atau cookery yang dilaksanakan oleh kejuruan processing hasil pertanian dan kejuruan perhotelan sebanyak 9 paket akan memproduk minimal sebanyak 11.700 nasi kotak.
Laporan : TIM



































