Sab. Jun 19th, 2021

Komisi 3 DPRD Sultra H. Muhtar HM Dalam Reses di Dapilnya Banyak Mendapat Keluhan Dari Warga

1 min read
whatsapp-image-2021-06-05-at-08-26-59

SULTRALINE.ID, KOLAKA – Anggota DPRD Sulawesi Tenggara dari Fraksi Partai Demokrat, H. Muhtar HM melakukan reses masa sidang II tahun 2021 guna menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) yang kali ini ia fokuskan di Kabupaten Kolaka. Ada tiga tempat yang di kunjungi  yaitu Mangolo, Toshiba dan Wolo. Masing-masing dapilnya curhat tentang permasalahan yang di rasakan, Kamis 3 Juni 2021.

H. Muhtar HM mengawali resesnya di Mangolo, kemudian hari berikutnya mengunjungi daerah Toshiba. Terlihat antusias warga sangat senang dengan hadirya anggota dewan  propinsi ini karena mereka bisa memberikan  aspirasi  untuk di tindaklanjuti, jangan  hanya di tampung namun tidak ada penyelesaiannya itu harapan besar bagi warganya.

Seperti biasa reses di hadiri puluhan masyarakat dan pejabat setempat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemik covid-19.

Pantauan media ini saat berada di lokasi dapat melihat antusias warga mencurahkan permasalahan di  daerahnya. Seperti yang diungkapkan seorang  ibu yang kerjanya memandikan jenasah mengeluhkan  tidak tersedianya alat untuk  memandikan  mayat, padahal itu sangat penting sekali karena tidak semua orang mau lakukan  itu. Jadi  dia meminta pada anggota dewan bagaimana agar bisa di adakan.

(Suasana Reses)
(Suasana Reses)

 

Lain halnya dengan pak Dawadi, ia menyoroti nasib para guru, Imam yang seakan gajinya miris, padahal  kalau di fikir belajar agama itu sangat penting dalam kehidupan, tapi sayang gaji mereka kurang  sekali. Inilah  yang  perlu di perhatikan karena sampai hari ini tetap seperti itu.

“jadi kami titip pada pak dewan agar memperhatikan karena ini bukan hanya urusan dunia saja bahkan akhirat begitu pentingnya belajar tentang agama,” ujarnya.

Ada lagi yang di keluhkan masalah drainase dan pupuk. Mengenai pupuk mereka merasa pupuk yang  di siapkan untuk para kelompok tani tidak sesuai harga, seakan orang tertentu saja yang rasakan padahal  ini harus di rasakan semua kelompok tani.

“Dan masalah penerapan info yang dari pusat harusnya sesuai baik dari propinsi maupun  ke kabupaten,” tutur  ketua  kopem  (komunikasi pemuda milenial kec Samaturu )

Di tempat berbeda di daerah Wolo anggota dewan inipun mendapat hujatan, keluhan dari warga dapilnya. Ada yang  keluhkan jalanan  yang belum di aspal, apalagi ketika musim hujan air tergenang kemana-mana. Begitupula masalah pelayanan kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus, juga  mengenai tambang yang langsung di soroti oleh Camat Wolo mengenai tenaga kerja. Dia  menginginkan tenaga di tambang jangan sampai tenaga luar karena tenaga kerja anak daerah di sini tidak terlirik.”Nah ketika itu terjadi maka camat akan turun langsung memimpin demo. Namun perlu  di  tahu  ketika kerja di tambang harus  punya skill sesuai aturannya. Jangan skillnya hanya cocoknya di  tempat ini  misal, eh tahu tahunya mau di tempat lain,” tandasnya

Mendengar semua aspirasi, Anggota Komisi 3 bagian pertambangan ini berjanji akan menampung  semua aspirasi dapilnya sebagai wilayah kerjanya. Selain itu ia berjanji akan meneruskan ke pemerintah pusat agar bisa di carikan solusinya dan berjanji bagaimana cara agar bisa ada jalan. Serta kalau memang ada yang tidak terealisasi dia berniat akan membantu dengan uang pribadinya.

“Satu lagi jangan segan-segan, ketika ke Kendari singgah ke rumah itu terbuka buat semua,” tutup   anggota dewan yang baru setengah tahun menggantikan almarhum Nur Ikhsan dari Partai Demokrat.


Laporan : Sri

€sl Promotion

€sl Promotion