SULTRALINE.ID, KENDARI – Setelah melakukan pemasangan Trashboom di Anjungan Teluk Kendari pada 4 September lalu, BangTang Boys (BTS) Army Kendari kembali melakukan aksi sosial berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Kota Kendari, Dinas Peternakan Sultra, Balai Karantina Pertanian dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Sultra melakukan vaksinasi dan sterilisasi kucing domestik dalam upaya mencegah penyakit menular rabies, di Tugu Religi MTQ Kendari, Sabtu 10 September 2022.
Ketua RM Birthday Project Army Kendari, Tuti Dwi Agustin menjelaskan Kegiatan yang dilakukan merupakan rangkaian dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) salah satu member BTS yakni Kim Namjoon yang ke 27.
“Jadi Kim Namjoon ini sebagai leader BTS yang sangat menyukai hewan salah satu nya kucing, kemudian kami melihat postingan media sosial salah satu member BTS yang mendonasikan hasil penjualan album mereka untuk kucing, sehingga kami terinsipirasi karena apa yang mereka tunjukkan sangat positif yang kemudian kami melakukan kegiatan vaksinasi kucing ini,” ungkap Tuti Dwi Agustin.

Setelah melakukan segala persiapan, menurut antusias masyarakat yang memiliki kucing sangat tinggi terbukti dengan diikuti 200 peserta untuk vaksinasi dan 50 untuk sterilisasi.
Ia juga berharap dengan kegiatan yang dilakukan bukan saja berhenti pada hari ini, namun melainkan kata ia berkelanjutan dengan adanya dukungan dari pemerintah dalam memperhatikan hewan kucing dan anjing dalam mengatasi rabies.
“Jadi semoga pemerintah kota maupun provinsi mau membuat Perda kesejahteraan hewan Kucing dan Anjing, karena di kota-kota besar itu sudah ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Balai Karantina Pertanian melalui Sub Kordinator Seksi Karantina Hewan, Balai Karantina Pertanian Kelas II Kendari, drh. Nikhlah Rifqiah, M.Sc, mengatakan kegiatan vaksinasi rutin dilakukan setiap tahunnya.
“Untuk tahun lalu kita lakukan di kantor, dan sekarang ini kita bekerja sama dengan komunitas Army kendari untuk mengajak anak muda pentingnya mengetahui kesehatan kucing dan anjing,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya juga selalu mengingatkan masyarakat yang memiliki kucing dan anjing untuk melakukan vaksinasi minimal setahun sekalinya, sehingga terhindar dari penyakit rabies.
Nikhlah juga berharap kepada Army Kendari dan masyarakat pada umumnya agar mengetahui tugas Balai Karantina Pertanian ialah bagaimana mencegah masuknya penyakit rabies.
“Jadi kami juga menjaga lalu lintas keluar masuknya hewan baik itu di bandara ataupun pelabuhan untuk mencegah penyakit rabies tidak semakin menular kepada masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah Kota Kendari, melalui Dinas Pertanian sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan komunitas Army Kendari dalam mencegah penyakit rabies.
Menurut Kadis Pertanian, Sahuriyanto bahwa Pemerintah Kota Kendari sangat mendukung karena sejalan dengan program yang dilakukan.
“Jadi ini sangat bagus bukan hanya manusia yang harus di vaksin tapi hewannya juga ini perlu vaksinasi sehingga bisa terhindar dari penyakit salah satunya rabies,” ujarnya.
Ia menambahkan pihaknya sudah dua kali melakukan vaksin untuk hewan yang pertama untuk anjing dan sekarang untuk kucing.
Bahkan kata Sahuriyanto, Pemkot Kendari juga mendorong agar hewan lain seperti burung bisa di vaksin.
“Karena kan di Kendari banyak yang memelihara burung Jadi kegiatan vaksinasi hewan ini akan berlanjut kedepannya kita lakukan karena dengan vaksin ini bisa menghindari penyakit yang bisa menular,” tambahnya.
Ia berharap kedepannya ada komunitas-komunitas lain selain Army Kendari yang melakukan kegiatan vaksinasi, karena kata ia pemerintah Kota Kendari sangat support dan mendukung kegiatan yang sejalan dengan Visi Misi Kota Kendari.
“Supaya kita semua sehat baik manusia maupun hewan nya,” tutupnya.
Para kucing divaksin langsung oleh dokter hewan yang berpengalaman yakni PDHI cabang Sultra. Ketua PDHI cabang Sultra dra. Putu Nara menjelaskan kegiatan ini juga rangkaian memperingati hari rabies sedunia yang jatuh 28 September mendatang. Apalagi komunitas Army Kendari begitu bersemangat sehingga pihaknya ikut terlibat.
“Jadi kita majukan karena ada komunitas yang peduli sehingga kita ikut terlibat,” ujarnya.
Menurutnya vaksinasi dan sterilisasi ini adalah upaya-upaya pencegahan penyakit rabies sekaligus mengajak masyarakat untuk peduli kesehatan hewan.
“Jadi kami terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 26 dokter hewan serta didukung tenaga dari Army Kendari dan Balai Karantina Pertanian Kendari serta Dinas Pertanian Kota Kendari,” tambahnya.
Selain melakukan vaksinasi dan sterilisasi Kegiatan juga dirangkaikan dengan lomba Cat Walk dan Photo Contes.
Laporan: TIM



































