SULTRALINE.ID, MUNA – Ketua Relawan Sabhangka Bachrun , Amir Fariki, dengan tegas mengutuk tindakan oknum-oknum yang melakukan serangan personal terhadap Bachrun Labuta, Calon Bupati Muna, melalui media sosial.
Serangan ini termasuk dalam bentuk penyebaran video yang baru-baru ini beredar terkait sambutan beliau saat acara Deklarasi Dukungan Aliansi Pemuda Pemudi Sultra (AP2 Sultra) di salah satu kedai di Kota Kendari.
Amir Fariki menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk “Black Campaign” dan pernyataan yang bersifat “Provokatif”, karena tidak didukung oleh fakta yang sebenarnya.
Oleh karena itu, Tim Hukum Relawan Sabhangka akan segera melaporkan oknum-oknum tersebut kepada pihak yang berwajib agar masalah ini dapat segera ditangani dan tidak memicu konflik horizontal di tengah masyarakat.
“Pilihan Kepala Daerah adalah ruang demokrasi yang harus dijaga kebersihannya. Jangan sampai dikotori oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan fitnah, hoaks, dan kebencian,” tegas Amir Fariki. Selasa, (03/09/2024).
Ia juga mengingatkan bahwa semua pihak adalah bagian dari keluarga besar yang sama, dan seharusnya bisa menjalani demokrasi ini dengan riang gembira tanpa menyudutkan pihak lain.
Lebih lanjut, ia mengimbau kepada seluruh relawan, simpatisan, dan pendukung pasangan Bachrun-Asrafil (BAHTERA) untuk tetap menahan diri, menjaga semangat dan soliditas, serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan.
“Serahkan masalah ini kepada pihak yang berwajib dan tetap fokus pada kerja-kerja pemenangan,” tambahnya.
Pilihan Kepala Daerah yang bersih dan damai menjadi harapan seluruh masyarakat Muna, dan Relawan Sabhangka berkomitmen untuk menjaga proses ini agar tetap berlangsung dengan semangat persaudaraan.
Penulis : Baharuddin.



































