SULTRALINE.ID, KENDARI – Dekan Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (FT-UHO), Dr Edward Ngii secara simbolis melepas 14 mahasiswa untuk menjalani magang ke negara Jerman, bertempat di Ruang Senat Fakultas, Senin 2 Oktober 2023.
“Kita bersyukur karena hampir setiap tahunnya ini kita mendapatkan pengalaman kerja di Internasional yang kali ini berkesempatan di Jerman yang tentunya akan menambah pengalaman dan pengetahuan mahasiswa itu sendiri yang nantinya bisa dimanfaatkan pada saat menghadapi dunia kerja, karena ketika mereka kembali mendapatkan sertifikasi kompetensi kerja yang dibutuhkan dunia kerja sekarang ini,” kata Edward Ngii.
Keempat belas mahasiswa tersebut terdiri dari Jurusan Teknik Sipil sebanyak 13 orang dan Jurusan Teknik Elektro 1 orang. Menurutnya kedua Jurusan tersebut telah mendapatkan akreditasi unggul.
Keempat belas mahasiswa tersebut, kata Edward, telah melalui seleksi yang telah ditentukan pihak perusahaan yang bekerjasama dengan pihak fakultas, dengan biaya akomodasi selama magang ditanggung pihak perusahaan.
“Jadi salah satu syaratnya harus bisa berbahasa Inggris, attitudenya ketika berhadapan dengan pihak perusahaan. Memang tidak mudah karena mereka (perusahaan) datang ke semua negara termasuk Indonesia mencari mahasiswa yang berkompeten, karena biaya akomodasi secara keseluruhan ditanggung perusahaan,” katanya.

Nantinya para mahasiswa ini akan menjalani magang selama 3 bulan, Edward Ngii berharap agar kesemuanya bisa beradaptasi dengan lingkungan baru, sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
Ia menambahkan, semenjak ada program magang internasional baik di Jepang maupun Jerman, Fakultas Teknik UHO terus meningkatkan metode pembelajaran dan kurikulum yang menyesuaikan dengan kebutuhan Industri nasional dan internasional.
“Sehingga mahasiswa kita yang magang bisa langsung beradaptasi dengan budaya di tempat mereka magang karena di Jerman nantinya mahasiswa ini akan magang di beberapa perusahaan sesuai bidangnya masing-masing,” tambahnya.
Ia berpesan kepada seluruh mahasiswa yang magang agar menjaga nama baik kampus UHO, karena kesempatan ini langkah dijalankan, sehingga ketika menghadapi tantangan dunia kerja para mahasiswa sudah bisa beradaptasi.
“Pengalaman ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperluas jaringan dan menambah kapabilitas untuk menghadapi dunia serta jaringan ketika untuk melanjutkan studi di luar negeri,” tandasnya.

Sementara itu, Kajur Teknik Sipil UHO, Dr Lawelendo, menambahkan program magang internasional ini bagian dari penerapan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
“Para mahasiswa ini sudah memprogram mata kuliah magang di semester berjalan, sehingga kami jurusan menindak lanjuti dan mensupport mereka dalam mempersiapkan mengikuti magang ini dari pembekalan hingga keberangkatan dengan kami menyiapkan dosen pembimbing yang akan mendampingi, sehingga mereka tetap menjaga nama baik Jurusan, Fakultas dan UHO sendiri,” katanya.
Lawelendo menambahkan bahwa Jurusan Teknik Sipil UHO selalu berupaya memacu para mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan, sehingga ketika selesai berkuliah bisa langsung mendapatkan pekerjaan sesuai bidangnya.

Salah seorang mahasiswa, Hablun Mahabdi mengatakan dirinya sangat siap mengikuti magang ke Jerman tinggal merampungkan administrasi keberangkatan.
Lanjut ia, dari semuanya akan menjalani magang di perusahaan-perusahaan berbeda di Jerman.
Ia menambahkan bahwa program magang ini diikuti seluruh mahasiswa se Indonesia yang salah satunya UHO.
“Alhamdulillah sudah siap semua, sebelum tanggal 9 bulan ini sudah ke Jakarta untuk berangkat ke Jerman, semoga semuanya dilancarkan,” tutupnya.
Editor: Irdwan Jeko



































