SULTRALINE.ID, MUNA – Pemerintah Desa Moolo, Kecamatan Batukara, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 47, Minggu, 31 Desember 2023, bertempat di Aula Balai Desa Moolo. Hadir dalam kegiatan ini Plt Bupati Muna, Drs. H. Bahrun, M.Si, dan Ibu, Sekda Muna, Eddy, SH,M.Si, Asisten III Pemkab Muna, L.M. Asmadi Teno, S.Pd, M.Si, Kadis Kesehatan, Tasrim Darjo,S.K.M, Kadis Koperasi dan UMKM, Hajar Sosi, SE, Kasad Pol PP, Ali Fakara, Kadis DPMD, Fajaruddin Wunanto, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Rahmat Raeba, S.Pd, M.Pd, Kepala BKKBN, Kadis Kominfo, Haidar, ST, Kadis pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ali Sadikin,S.Pd, M.Si, Kepala Dinas Perhubungan, Ir. La Ode Nifaki Toe, Kepala BPBD, Samaul Baid, Kadis Nakertrans, Ir. Syahrir,M.Si, dan Ketua APDESI serta Kabag Protokol, Jamaludin, SE.
Dalam sambutannya Kades Moolo, Natsir ,S.Sos, menyampaikan bahwa Peringatan hari Ulang Tahun ini merupakan wujud kesyukuran Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Moolo sebagai momentum mengingat jasa-jasa pendahulu dan masyarakat memiliki kasih, sayang dan toleransi karena ini merupakan identitas umat Islam atau umat yg beragama seperti pendahulunya, taat dan mengikuti pimpinan untuk kepentingan masyarakat agar menjadi lebih baik.
Lebih lanjut Kades Moolo juga menyampaikan bahwa salah satu potensi yang ada di Desa Moolo adalah wisata air Terjun Kalima-lima, yang punya daya tarik tersendiri dan merupakan spot wisata yang terbaik di Muna. “Semoga ini bisa menjadi salah satu perhatian Pemerintah Daerah Untuk menjadi salah satu Destinasi wisata andalan Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Selanjutnya Kades Moolo juga menjelaskan tentang Asal Usul Nama nama air terjun ini untuk pertama kalinya pasti penasaran mengapa dinamakan dengan ‘Kalima Lima’. Dari segi namanya saja sudah cukup unik karena penamaannya bersumber dari bentuk aliran air yang mirip dengan telapak tangan manusia. Uniknya lagi, aliran air tersebut bertingkat-tingkat.
Kalima Lima berasal dari bahasa Muna, yang memiliki makna ‘berbentuk seperti tangan manusia’. Itulah mengapa air terjun tersebut dinamakan dengan Air Terjun Kalima Lima. Tidak sedikit wisatawan yang mengunjungi tempat wisata ini karena penasaran dengan seperti apa bentuk aliran airnya.
“Selain namanya, warna air yang mengalir di tempat wisata ini pun terbilang unik. Bagaimana tidak, warna airnya sangat jernih sehingga berwarna hijau sehingga di bagian anak sungainya memantulkan warna hijau zamrud. Oleh karena itu, airnya seolah seperti cermin dengan pantulan pepohonan hijau yang begitu asri,” terangnya.


Sementara itu, Dalam sambutannya Plt Bupati Muna, Drs. Bahrun, M.Si, berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Moolo dengan Usia yang ke 47 ini, agar selalu menjaga kedamaian, ketertiban rasa kebersamaan, persaudaraan dan Kekeluargaan dalam membangun Desa Moolo menjadi Desa yang mandiri kedepannya.
Plt Bupati juga menyampaikan rasa terimakasih kepada para seluruh tokoh masyarakat yang telah membangun Desa ini sampai berusia 47 Tahun. Ini merupakan suatu capaian yang luar biasa.
“Olehnya itu dalam perjalanannya yang sudah 47 Tahun ini, menjadi momentum yang baik dapat bertemu dengan seluruh masyarakat Desa Moolo dengan penuh kekeluargaan. Tentunya ini merupakan kebanggaan tersendiri mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Muna bisa hadir di Desa Moolo ini,” katanya.
Sebagai penutup Plt Bupati Muna berharap untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan serta kedamaian dalam menyukseskan Pemilu di Bulan Februari 2024, Karena ini merupakan pesta rakyat setiap lima tahunan. “Olehnya itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Moolo untuk menyukseskan agenda Pemerintah dengan penuh kedamaian,” pungkasnya.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































