SULTRALINE.ID, MUNA – Kepala Desa (Kades) Wadolao, Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna, La Ode Marula, meninggal dunia setelah dibunuh oleh Saudaranya sendiri, yang juga mantan Kades Wadolao sebelumnya.
Untuk motif pembunuhannya belum diketahui secara pasti, Apa yang menjadi penyebabnya namun, berdasarkan foto-foto yang beredar, korban mengalami luka serius di sekujur tubuhnya, bekas sayatan senjata tajam.
Kapolres Muna, AKBP Mulkaifin, S.Ik, melalui Kasat Reskrim, Bapak AKP Asrun, S.Si, membenarkan hal itu. “Olehnya itu belum bisa memastikan kronoligis kejadiannya. Anggota masih di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” tutur kasat Reskrim Polres Muna.
Sementara itu, Informasi dari kerabat keluarga Kades yang meninggal, Kades La Ode Marula, dibunuh oleh mantan Kades Wadulao yang juga kakaknya sendiri dan terjadi di pasar Wadolao, setelah membunuh dia pergi izin sama anaknya disekolah kemudian menyerahkan diri di Polsek.
Hal itu di ungkapkan oleh Saksi mata yang juga kemanakan korban, Waode Ifa menjelaskan, kejadian berawal saat kerja bakti di pasar Wadolao. Namun tiba-tiba warga berhamburan lari karena pelaku telah menebas korban dengan parang miliknya.
“Berhamburan sambil berteriak sa mau bunuh sa mau bunuh,” ungkap Waode Ifa menirukan ucapan pelaku.
Wa ode ifa juga mengatakan pelaku bernama Laode Alimin selaku kakak kandung dari kepala Desa Wadolao, Laode Marula. Setelah korban tidak berdaya lanjut dia, pelaku kemudian mengiris daging korban lalu memakannya.
“Sempat saya peluk, saya bilang sudahmi om sudah, tapi pelaku ini dia teriak, sa mau makan daging manusia,” jelasnya.


Adapun Fakta fakta, kronologi kejadiannya,
Pada hari Selasa, tanggal 17 Oktober 2023, bertempat di pasar wadolao, Desa Wadolao, Kec.Marobo, Kab. Muna telah terjadi penganiayaan dan pembunuhan dengan menggunakan parang dan badik.
Adapun identitas korban
Nama : La Ode Marula
Alamat: Desa Wadolao
Kec.Marobo
Kab Muna
Pekerjaan : Kades Wadolao
agama : Islam
Identitas pelaku
Nama : La Ode Alimin (saudara kandung korban)
Alamat: Desa Marobo
: Kec.marobo
: Kab Muna
Pekerjaan : Nelayan
Agama : islam
terhadap Bapak Laode Marula (Kades wadolao) yang dilakukan oleh kakak kandung korban Bapak Laode Alimin (Mantan Kades Wadolao)
Adapun Kronologis kejadian
Adapun saksi saksi sbb:
1.La ndisafa (082292919013)(Kaur umum desa wadolao)
2.Suwahna(Kadus)
3.Anwar S.Pdi
4.Arwan SP.
5.Adin S.Pd
6.La Ode erbi
Salah satu saksi, La ndisafa menuturkan bahwa Laode Marula menyampaikan kepada aparat desa wadolao bahwa hari Selasa, tanggal 17 Oktober 2023 akan melaksanakan pembersihan dan memindahkan kios kios yang dilalui oleh los/kios permanen, La ndisafa sempat memberikan saran kepada LaOde Marula agar dalam penertiban kios kios agar ditembusi atau diundang Babinsa dan babinkamtibmas, namun La Ode Marula tidak menerima saran mengatakan, tidak apa-apa karena hanya menertibkan kios saja.
Sekitar pukul 08.30 Wita La Ode Alimin (pelaku) tiba dipasar wadolao langsung mengetam papan untuk kiosnya. Sekitar pukul 08.35 wita Laode Marula (kades) datang dari rumahnya langsung bekerja memindahkan kios kios yang dikena untuk persiapan jalan dan kena fondasi los permanen bersama aparat desa wadolao.
Menurut La ndisafa, Laode Marula sempat menyampaikan kepada Laode Alimin akan menggeser kios miliknya yang telah direncanakan untuk pelebaran jalan namun Laode Alimin tidak mau menggeser kiosnya.
“Namu pak laode Marula menyampaikan tetap akan menggeser kios bapak Laode Alimin, mendengar hal itu laode alimin tidak terima dan langsung mencabut badik/Kris dari pinggangnya dan menusuk bapak Laode Marula namun tidak dikena,tusukan kedua mengenai lengan kiri, tusukan ke 3 mengenai pinggang,dan kemudian ditusuk berulang kali, sehingga Laode Marula jatuh tersungkur , kemudian laode Alimin mengambil parang dari pinggangnya lalu menebas badan laode Marula.
Kemudian mengiris bagian tubuh laode Marula dan memakan daging laode Marula (korban),sebagian daging yang diiris dibawah dari pasar sampai tugu wadolao,” bebernya.
Lanjut ia, Setelah itu Laode Alimin mencari perangkat desa wadolao ,namun aparat desa wadolao lari dan bersembunyi.
Kemudian Pukul 08.45 Laode Marula (korban) dievakuasi di puskesmas wasolangka menggunakan mobil Wa maseni. Pada Pukul 09.05 Wita Laode Marula tiba di puskesmas wasolangka, dan langsung ditangani oleh pihak puskesmas.
Sekitar Pukul 09.07 Wita Laode Marula dinyatakan meninggal dunia. Pukul 10.20 Wita korban Laode Marula dibawah dirumah orangtuanya di Keluraham Wasolangka. Rencana penguburan almarhum laode Marula akan dikuburkan di Kelurahan Wasolangka.
Kasus tersebut sudah ditangani oleh Polsek Bone dan pelaku sudah dibawa dipolres Muna. Kondisi saat ini didesa wadolao sunyi,tidak ada aktifitas masyarakat.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































