SULTRALINE.ID, MUNA – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Cakra Wisata Indonesia pada hari kedua, atau tepatnya Minggu 8 Oktober 2023, pukul 09.00 – 12.00 WITA, melakukan uji kompetensi kepada para penggiat Pariwisata di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.
Hari kedua uji kompetensi ini dibuat untuk profesi Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE). Adapun peserta yang ikut adalah Pelajar, Mahasiswa, Praktisi, ASN, dan Para pelaku usaha pariwisata serta Organisasi Kemasyarakatan yang konsen di Bidang Pariwisata yang jumlahnya sekitar 50 Orang.
“Kegunaan sertifikat LSP ini, dapat menjadi bukti kompetensi dan keahlian seseorang di dunia kerja. Dengan memiliki sertifikat ini, seseorang dapat meningkatkan nilai tawar di perusahaan atau instansi yang dituju,” tutur Plt Direktur LSP Cakra Wisata Indonesia, Beby Meshalina.


Lebih lanjut Plt Direktur menambahkan bahwa Lembaga sertifikasi profesi atau LSP adalah lembaga yang melaksanakan aktivitas pengujian dan pemberian sertifikasi profesi. Artinya, kemampuan yang Anda miliki akan diakui dan mendapatkan lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau lebih dikenal dengan BNSP.
Sementara itu Kabid Sumber Daya Pariwisata Kabupaten Muna, Azisam, S.S.T.Par, berharap agar kegiatan ini bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para penggiat Desa wisata yang ada di Muna sehingga mereka bisa memahami, cara dan teknik untuk melayani wisatawan yang berkunjung atau berwisata di Muna. Apalagi Tag Line atau Jargon Pariwisata untuk Pemerintah Kabupaten Muna di Bawah Komando Bupati Muna, Bapak Ir.LM.Rusman Emba ST, MM adalah ” Mai Te Wuna” ini sejalan dengan kegiatan hari ini.
“Sebagai penutup saya berharap yang mengikuti ujian kompetensi hari kedua ini bisa mendapatkan hasil yang maksimal untuk bisa meningkatkan pengetahuan tentang kepariwisataan,” Tutur Azisam.
Laporan: Ando Hasrin
Editor: Irdwan Jeko



































