SULTRALINE.ID, BUSEL – Beberapa hari lalu masyarakat Buton Selatan (Busel) dipertontonkan dengan suasana gejolak terkait Pansus Ijazah SMP Bupati La Ode Arusani, sehingga melahirkan dua kubu yang mempersoalkan keabsahan Ijazah SMP tersebut yang dipimpin oleh La Hijira cz dan kubu yang tidak menginginkan Pansus tersebut yang dipimpin langsung oleh Armada cz.
Melihat persoalan tersebut tentu menuai beragam tanggapan dari masyarakat salah satunya datang dari tokoh pemuda Lapandewa misalnya Yahya selaku Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Busel. Ia menyayangkan sikap DPRD Busel pro pansus yang baru saat ini dilakukan, padahal H. La Ode Arusani sudah menjelang 3 tahun menjalankan tugas pasca dilantik sebagai pemenang Pilkada Busel tahun 2017 lalu.
“Apa lagi kita dipertontonkan oleh media YouTube dimana didalam video tersebut kesannya Pansus Ijazah dibentuk atas desakan massa aksi demonstran beberapa hari yang lalu apa lagi kita dipertontonkan dengan aksi masa demonstran yang naik diatas meja DPRD Busel yang nampaknya memakasa proses Pansus dilakukan, apa lagi konon mereka adalah orang luar Busel tentu ini sama saja menginjak-nginjak harkat dan martabat orang Busel yang berslogan Busel Beradat karena DPRD itukan representatif perwakilan masyarakat Busel mau jadi apa kita kalau suda tidak dihargai orang luar Busel begitu,” paparnya, Rabu 1 Juli 2020.
Lain halnya juga disampaikan, La Ode Hasrul, S.Sos yang pernah menjadi Ketua BEM FISIP UNIDAYAN di massa bermahasiswa mewakili Lingkar Muda Busel memberikan komentarnya. Menurutnya sikap DPRD pro Pansus ia menilai bermuatan politis kepentingan person-person.
“Kenapa saya katakan demikian Pansus dibuat dadakan dengan dalih desakan massa demonstran sejauh amatan saya massa demonstran tersebut kebanyakan dari luar Busel sehingga ada kesan ada kerjasama dengan orang luar yang ingin menggulingkan H. La Ode Arusan sebagai Bupati Busel, padahal Kasus Ijazah H. La Ode Arusani ini sudah di SP3 lalu mengapa Pansusnya barus dibentuk sekarang setelah selama 3 tahun ditetapkan sebagai Pemenang Pilakada dan tahun 2014 ditetapkan sebagai Anggota DPRD Buton aneh kan,” ungkapnya.
Untuk itu, mereka selalu Pimpinan DPC GPM Busel dan Lingkar Muda Busel mengutuk keras aksi orang luar yang mau menggangu ketentraman Busel dan mendukung penuh kebijakan Bupati Busel untuk bekerja menyelesaikan tugasnya sebagai Bupati Buton Selatan sampai akhir periode jabatannya.
“Kami mengajak masyarakat Busel keseluruhan agar mengawal pembangunan Busel yang kita cintai ini salam damai,” pungkasnya.
Laporan : TIM



































