SULTRALINE.ID-KENDARI Keberhasilan dunia pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar di dalam kelas, tetapi juga oleh kuatnya sinergi antara sekolah dan orang tua dalam menegakkan setiap aturan yang telah disepakati.
Sebagai bentuk komitmen membangun karakter peserta didik, SMP Negeri 9 Kendari menggelar pertemuan bersama para orang tua/wali murid pada Rabu, 8 Juli 2026, di Aula SMP Negeri 9 Kendari. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dilaksanakan dalam beberapa gelombang agar seluruh wali murid dapat mengikuti sosialisasi secara maksimal.

Dalam pertemuan itu, pihak sekolah menyosialisasikan berbagai program kedisiplinan yang akan diterapkan selama tahun ajaran baru. Selain itu, sekolah juga membuka ruang dialog dengan menggelar sesi dengar pendapat bersama para wali murid guna menerima masukan, saran, dan harapan demi terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih baik.
Kolaborasi antara sekolah dan orang tua dinilai menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab peserta didik. Ketika kedua pihak berjalan beriringan, penerapan tata tertib tidak lagi dipandang sebagai bentuk hukuman, melainkan sebagai upaya bersama dalam membimbing anak menjadi pribadi yang berintegritas, mandiri, dan berprestasi.
Pihak sekolah juga mengajak seluruh orang tua untuk aktif mendukung setiap kebijakan yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, nyaman, dan kondusif. Dukungan tersebut dapat diwujudkan dengan membiasakan anak mematuhi aturan sekolah, menjaga etika, disiplin waktu, serta menjalin komunikasi yang baik antara orang tua dan guru.
Kepala SMP Negeri 9 Kendari, Hajar Malani, S.Pi., M.Pd., mengatakan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat diwujudkan hanya oleh sekolah semata, melainkan membutuhkan dukungan penuh dari keluarga.
“Kemajuan pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Ketika sekolah dan orang tua bersatu, tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk dihadapi. Bersama kita mampu menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, disiplin, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.
Ia berharap semangat kolaborasi ini terus terjalin sehingga seluruh elemen pendidikan dapat bergandengan tangan menegakkan peraturan sekolah secara konsisten. Dengan demikian, sekolah tidak hanya mampu melahirkan peserta didik yang unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga generasi yang berkarakter, bertanggung jawab, serta menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, dan bangsa.
Sementara itu, salah seorang wali murid, Nining (43), mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendukung program kedisiplinan sekolah.
“Kegiatan ini sangat positif. Kami sebagai orang tua menjadi lebih memahami bagaimana mendampingi anak di rumah agar sejalan dengan aturan yang diterapkan di sekolah. Kami siap mendukung dan menyukseskan seluruh program kedisiplinan yang telah disusun oleh pihak sekolah,” tuturnya.
Dengan adanya komunikasi yang terbuka antara sekolah dan orang tua, diharapkan tercipta kerja sama yang semakin kuat dalam membangun budaya disiplin, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mencetak generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia.
Liputan: Ari
Editor: Andika Yayang Perdana



































