SULTRALINE.ID, MUNA – Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatan.
Kadis Pertanian Kabupaten Muna, Laode Anwar Agigi, melalui Kabid Holtikultura, Asrani, mengatakan, untuk tahun ini (2024) sebanyak 10 kelompok yang sudah terdaftar yaitu Kecamatan Watuputih, Kelurahan Dana, Desa Bangakali, Wakadia dan Labaha. Kecamatan Tongkuno Selatan, desa Waleale dan Lianosa, Kecamatan Kabangka, desa Lupia. Kecamatan Wakurumba selatan, desa labunia sama desa Wambona.
Lanjutnya, Bantuan yang diberikan kepada kelompok P2L tersebut berupa tandon air, rumah bibit, mesin air, bibit.Dan kalau uang dikirim langsung di rekening masing masing kelompok.
“Bibit itu berupa sayur sayuran, kangkung, sawit, terong, tomat, kacang panjang,pepaya dan gambas.Kalau Uang langsung masuk rekening masing masing kelompok sebanyak 50 juta, tahun lalu berkisar 75 juta, perkelompok ” katanya, Rabu 15 Mei 2024.
Untuk tahun lalu hanya 4 kelompok saja yang terkaver dalam program ini, yakni, Kelurahan Liabalano, Kelurahan Wali, desa Lohia sama desa Latampu.
Laporan : Bahar
Editor: Irdwan Jeko



































