SULTRALINE.ID, KENDARI – Pak Iskandar warga Kelurahan Lalodati, Kecamatan Kecamatan Puuwatu ini merasa senang. Perjuangannya mengambil hasil kebunnya pagi hari, pada Minggu 25 Juni 2023 akhirnya membuahkan hasil.
Pasalnya perwakilan emak-emak yang mewakilinya berhasil menyerahkan buah Salak hasil dari kebun miliknya yang sangat terkenal dengan rasanya yang manis meskipun harus menempuh jarak yang lumayan jauh. Ia mengaku bahagia dan tidak akan melupakan momen haru ini sebab Sahabuddin mau menerima pemberian mereka.
“Alhamdulillah senang sekali rasanya bisa memberikannya,” ujarnya.

Dia mengaku memang sengaja menunggu kehadiran Sahabuddin di acara deklarasi relawan sekira pukul 13.00 Wita sampai pukul 14.30 Wita menunggu Sahabuddin hadir di tempat acara relawan, tepatnya pukul 15.00 Wita Sahabuddin di dampingi oleh Junaid tiba di tempat kegiatan dilaksanakan.

Terlihat Emak emak warga Lalodati berdesak-desakan duduk di bawa terik matahari sembari menunggu Sahabuddin tiba di lokasi kegiatan deklarasi relawan Suara Perempuan Sahabuddin (Super’S).
Dari pantauan media sultraline di lapangan terlihat emak emak yang hadir sangat antusias dan bersemangat menantikan kehadiran wakil mereka di Parlemen. Itu terlihat saat ketua relawan emak-emak Sahabuddin, Ridha membacakan ikrar relawan yang diikuti seluruh relawan yang hadir.

Acara deklarasi yang di gagas oleh dewan penasehat relawan Super’S, yakni Rendi, Hamzah, dan Asmar mendapatkan banyak respon positif salah satunya datang dari perkumpulan sekawan yang di wakili oleh Junaid sebagai ketua divisi tunanetra sekawan.

Junaid mengungkapkan bahwa kehadirannya dalam deklarasi ini karena mendengarkan informasi tentang gerakan emak-emak di Lalodati, sehingga ia berinisiatif menghubungi Sahabuddin untuk menjemputnya di rumahnya yang baru saja pulang melakukan sosialisasi ke warga.

“Deklarasi relawan ini adalah wujud kecintaan warga pada Sahabuddin,
dengan kesederhanaannya dan ketulusannya dalam mengemban tugasnya sebagai wakil rakyat selama menjabat dengan Anggota DPRD Kota Kendari ia sangat konsisten pembelaan nya terhadap hak hak warga dan sangat berbeda dengan yang lain yang pura pura merakyat ( PPM ),” pungkasnya.

Sementara itu terlihat Sahabuddin sangat terharu atas antusias masyarakat, terlebih lagi ia diberikan kenang-kenangan yang begitu menyentuh hati yakni hasil kebun warga Lalodati yakni Salak, Ubi Kayu dan Pisang yang belum pernah ia dapatkan di daerah lain dan hanya warga Lalodati yang memberikan hal tersebut.
Usai Kegiatan, emak-emak kemudian berinisiatif mengajak Sahabuddin untuk berfoto bersama.

Liputan : Tim



































