SULTRALINE.ID, KENDARI – Balai latihan kerja (BLK) Kendari terus berbenah menyiapkan infrastrukur, sarana dan prasarana nya guna menunjang proses pelatihan-pelatihan kerja yang sering di laksanakan di balai tersebut (Rabu, 23 September 2020 )
Untuk tahun 2020 ini, BLK Kendari sedang membangun beberapa workshop baru dan juga membangun asrama bagi para peserta pelatihan dengan kapasitas 160 orang, dan direncanakan pada tahun 2021 sudah bisa digunakan
Selain itu, BLK Kendari juga gencar mengadakan pelatihan –pelatihan dari kementerian tenaga kerja ri yang bertujuan menciptakan sumber daya manusia Sulawesi Tenggara yang kompeten agar dapat berwirausaha secara mandiri dan dapat bersaing di dunia kerja baik itu di dunia usaha maupun di dunia industri
Hal ini diungkapkan oleh Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu saat di wawancara oleh awak media usai membuka pelatihan berbasis kompetensi institusional non boarding tahap ix di aula blk kendari
Ia juga mengharapkan agar kepada seluruh peserta pelatihan agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan,sehingga ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara individu.
“Kami berharap emereka bisa dapat berwirausaha secara mandiri dan juga pengetahuan dan keterampilan itu juga bisa ia gunakan untuk di dunia usaha maupun di dunia industri,” kata Mantan Kepala Bagian Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan RI ini.
Sementara itu, kasubag tata usaha BLK Kendari, Mukasir menjelaskan bahwa BLK Kendari ini di bangun di tahun 1982 dan di resmikan pada tahun 1985 oleh menteri tenaga kerja sudomo, dan awalnya ada enam kejuruan dan saat ini sudah ada 13 kejuruan dengan sub –sub kejuruan sebanyak 21 sub kejuruan.
“Bahwa pelatihan di BLK kendari merupakan program dari pemerintah pusat dan juga berdasarkan dari kebutuhan daerah dan alhamdulilah saat ini terjadi peningkatan pendaftar pelatihan di balai latihan kerja kendari,” terangnya.
“Selain itu, infrastruktur pelatihan dan silabus kurikulum pelatihannya kita usahakan sama dengan perkembangan industri saat ini, agar para peserta pelatihan dapat segera beradaptasi usai mengikuti pelatihan di BLK Kendari,” pungkasnya.
Untuk diketahui, di awal diresmikannya balai latihan kerja di tahun 1985, ada enam kejuruan yang pertama di bangun yakni kejuruan las , kejuruan bangunan, kejuruan menjahit, kejuruan listrik , kejuruan procesing dan dan kejuruan elektronik.
Dan saat ini di tahun 2020, balai latihan kerja kendari sudah terdiri dari 13 kejuruan.
Laporan : TIM



































